Yakin Menang KO, Dagboe Bidik Unifikasi Kelas Bantam Super

Yakin Menang KO, Dagboe Bidik Unifikasi Kelas Bantam Super

Berita Tinju: Setelah membuat Bob Arum terkesan dalam penampilan terakhirnya di AmerikaSerikat, Isaac Dogboe, yakin dirinya kembali meraih kemenangan dalam laga yang digelar Top Rank. Dia juga membidik laga penyatuan gelar atau unifikasi jika bisa menang dalam laga Sabtu mendatang.

Hari Sabtu malam mendatang, petinju berusia 23 tahun ini akan mempertahankan gelar juara kelas bantam super WBO yang diraihnya dari Jessie Magdaleno. Dogboe sebelumnya tak diunggulkan namun menunjukkan bahwa dirinya patut diperhitungkan pada April lalu.

Dalam laga akhir pekan ini dia akan ditantang petinju veteran Jepang Hidenori Otake. Terakhir kali Otake naik ring adalah pada 2014 lalu melawan Scott Quigg dari Inggris.

“Apa yang kami ingin lakukan adalah mencoba membuat gebrakan di kelas ini dan membuat kelas ini kembali hebat. Mike Tyson mengatakan bahwa di masa lalu mereka adalah para pembunuh dan kini mereka pengusaha. Kami tak ingin mengambil jalan yang seperti itu,” kata Dogboe kepada Fightnews.

“Saya tahu secara fisik dia (Otake) kuat. Dia memiliki rekor bagus dan dia petinju yang suka menyerang demikian pula saya. Tanggal 25 Agustus akan menjadi malam yang hebat karena kami akan sama-sama menyerang dan salah satu dari kami akan tumbang dan Otake yang akan seperti itu,” kata Dogboe lagi.

Berjulukan “Royal Storm” karena asal-usulnya di Ghana, Dogboe menghantam Magdaleno, dalam laga April lalu. Petinju yang juga memegang paspor Inggris ini berhasil bangkit setelah mencum kanvas pada ronde pertama. Dia kemudian tiga kali memukul jatuh Magdaleno dan mengakhiri perlawanannya pada ronde ke-11.

Setelah Otake, Dogboe ingin menghadapi juara tinju kelas bantam super lainnya atau menjalani laga unifikasi. “Kami membidik laga unifikasi dan saat ini Otake adalah rintangan menuju ke sana,” paparnya. “Kami ingin menyingkirkannya dan kemudian membidik (Daniel) Roman, (Rey) Vargas…orang-oamh ini. Saya ingin menghadapi para petinju ini suatu hari nanti. Mereka hanya tinggal tanda tangan kontrak dan kemudian naik ring,” ungkapnya.

Vargas saat ini adalah juara bertahan terlama di kelas bantam super. Dia telah tiga kali mempertahankan gelar WBC, sementara Roman telah dua kali mempertahankan sabuk WBA. Pekan lalu, petinju Irlandia TJ Doheny menundukkan Ryosuke Iwasa untuk menyabet gelar IBF.

“Ini semua tentang yang terbaik lawan yang terbaik. Itulah yang membuat tinju olahraga yang hebat. Saat Anda berpikir tentang Marvin Hagler, Sugar Ray Leonard, Roberto Duran; orang-orang inilah yang membuat tinju bersinar,” kata Dogboe.

“Mereka semua nama-nama hebat. Kami ingin mengikuti jejak mereka sebagai petinju hebat saat pensiun nanti,” ungkapnya. “Ini akan menjadi kemenangan KO untuk Isaac Dogboe. Kemenangan ke-20. Kemenangan KO ke-14,” kata Dogboe memprediksi laganya nanti melawan Otake.