Wilder Tolak Hadapi Whyte Meski Dibayar Rp 40 M

Wilder Tolak Hadapi Whyte Meski Dibayar Rp 40 M

Berita Tinju: Promotor Eddie Hearn dari Matchroom Sport mengatakan juara tinju kelas berat WBC Deontay Wilder (38-0, 37 KO) menolak untuk bertarung melawan Dillian Whyte (21-1, 16 KO) meski ditawari US$ 3 juta atau hampir Rp 40 miliar ditambah uang dari televisi Amerika Serikat (AS).

Wilder akan kembali naik ring pada 4 November untuk menjalani pertarungan wajib mempertahankan gelar melawan penantangnya Bermane Stiverne di Barclays Center, Brooklyn, New York. Dia sebenarnya dijadwalkan untuk bertemu Luis Ortiz, namun batal karena petinju Kuba itu terbukti mengonsumsi doping. Namun WBC tetap menggelar pertarungan namun lawannya bukan Ortiz melainkan Stiverne.

Sementara Whyte akan kembali bertarung pada 28 Oktober di Cardiff, dalam parrai tambahan pertarungan Anthony Joshua vs Kubrat Pulev. Belum ada lawan yang sudah pasti untuk dipertemukan dengan Whyte. Beberapa calon potensial menolak bertarung melawan petinju Inggris kelahiran Jamaika ini.

Hearn memang kesulitan mencari lawan untuk dihadapkan dengan Whyte yang Agustus lalu melakukan debutnya bertarung di Amerika Serikat melawan Malcolm Tann. Whyte menang KO pada ronde ketiga dalam partai tambahan Terence Crawford vs Julius Indongo di Nebraska.

Beberapa bulan lalu, Hearn mencoba mementas pertarungan Wilder melawan Whyte, namun kesepakatan tak pernah tercapai meski petinju AS itu ditawari bayaran cukup tinggi.

Menurut promotor asal Inggris itu dalam pertarungan mendatang (melawan Stiverne) hanya mendapat bayaran setengah dari yang dia tawarkan kepada Wilder untuk bertarung melawan Whyte.

“Orang-orang tak mau bertarung dengan Dillian Whyte. Dia memiliki kepalan yang keras. Dia benar-benar memiliki pukulan keras. Dia juga memiliki rahang yang kuat. Dia tak pernah berhenti memukul. Dia tangguh. Ini membuat lawannya frustrasi,” kata Hearn kepada Boxing News. “Dia terus memburu lawannya.”

“Para petinju lain tak mau bertarung dengannya. Saya kadang putus asa mencari lawan untuk Dillian Whyte. Permintaan bayaran petinju yang akan melawan Dillian selalu kami penuhi namun kemudian mereka kembali dan menyatakan tak mau bertarung melawan dia,” imbuh Hearn.

“Kami pernah menawari Wilder US$ 3 juta ditambah uang dari televisi AS jadi mungkin mencapai empat juta dolar AS. Sementara sekarang dia hanya mendapat 1,5 juta dolas AS,” kata Hearn.