Wilder Sebut Joshua Tidak Terkenal Di AS

Wilder Sebut Joshua Tidak Terkenal Di AS

Berita Tinju: Deontay Wilder menyebut bahwa Anthony Joshua tidak memiliki reputasi yang mendunia. Wilder meyakini bahwa tidak ada orang yang mengenal nama sang juara dunia IBF, IBO dan WBA tersebut di Amerika Serikat.

Meskipun kedua juara dunia ini belum akan bertarung dalam waktu dekat, keduanya tetap saling melontar komentar atau ejekan. Wilder akan mempertahankan gelarnya untuk yang ketujuh kalinya pada tanggal 3 Maret melawan Luis Ortiz. Sedangkan pada 31 Maret giliran Joshua yang akan bertarung melawan sesama juara dunia asal Inggris, Joseph Parker.

Dalam wawancara terbarunya Joshua mengatakan bahwa dirinya sudah sangat terkenal di Inggris dan merasa belum perlu untuk melakukan pertarungan di Amerika Serikat. Tetapi komentar Joshua tersebut langsung mendapat sindiran dari Wilder yang mengatakan bahwa dia harus bertarung di AS agar bisa menjadi petinju berskala global.

“Dia mungkin saja sudah didukung oleh orang di seluruh negerinya. Tetapi apakah dia ingin diingat sebagai juara di seluruh negeri saja? Dia bukanlah juara berskala dunia. Di sini, di Amerika orang-orang bahkan tidak tahu namanya. Mereka hanya mengenalnya sebagai orang besar dari Inggris. Itu faktanya,” tutur Wilder kepada Cillian O Conchuir.

“Pada akhirnya saya butuh dia dan dia butuh saya, kecuali dia tidak mau menyatukan gelar. Kecuali jika dia hanya mau berada di sisi kolamnya dan hanya mau terkenal di negerinya. Jika demikian dia tidak akan menjadi icon global. Anda tidak akan menjadi figur yang mendunia tanpa saya. Karena semua jalan akhirnya menuju Deontay Wilder,” tambahnya.

Wilder menyebut promotor Joshua, Eddie Hearn, menyembunyikan petinjunya dari pertarungan penyatuan gelar dengan dirinya. Dan Wilder meminta publik tinju Inggris untuk terus menekan Joshua dan Hearn untuk mewujudkan pertarungan dengannya.

“Semua orang ingin melihat pertarungan ini. Satu-satunya orang yang tidak ingin melihat pertarungan ini adalah promotornya. Mereka sudah tahu seberapa besar risikonya. Mereka seharusnya khawatir, mereka pikir berapa lama publik tinju akan membiarkan mereka menghindar dari saya? Karena ini adalah pertarungan terbesar di era kami,” pungkas Wilder.