Wilder, Fury Tak Akan Bisa Tidur Nyenyak

Wilder, Fury Tak Akan Bisa Tidur Nyenyak

Berita Tinju: Juara tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder, sangat yakin akan membuat calon lawannya, Tyson Fury, sulit tidur menjelang laga keduanya akhir tahun ini.

“Dia akan susah tidur, saya bisa janjikan itu kepada Anda,” kata Wilder. “Kami memiliki hubungan baik saat ini. Kami bersalaman dan saya respek karena dia mau menjalani pertarungan yang sudah bertahun-tahun ini kami upayakan untuk bisa terlaksana,” ungkap Wilder.

“Namun makin dekat kami menuju malam pertarungan dia pasti kian menyadari saya akan menyentuhnya. Mendaratkan tangan saya di tubuhnya. Makin buruk dia memikirkan soal ini maka kian bertambah masalah buat dirinya,” dia menambahkan.

Setelah negosiasi yang cukup panjang, rencana laga melawan juara kelas berat IBF, IBO, WBA, dan WBO, Anthony Joshua batal terlaksana. Kedua petinju justru akan menghadapi lawan lain lebih dulu.

Joshua akan mempertahankan gelar juara kelas berat WBA melawan Anthony Povetkin. Sementara itu, Wilder memilih bertemu Fury pada akhir tahun 2018 nanti.

Wilder mengakui Fury petinju yang berpotensi menjadi juara dunia meski sempat tak aktif selama 2,5 tahun. Fury sendiri berhasil memenangkan dua laga awal setelah absen panjang. Dia menang KO atas Sefer Seferi lalu menaklukkan Francesco Pianeta dengan angka telak.

“Oh tentu saja, tentu saja,” kata Wilder saat ditanya apakah kemenangan bagi dia atau Fury akan membuat mereka layak menyandang sebagai yang terbaik di divisi teratas di tinju profesional itu.

“Dia orang yang mampu menundukkan petinju terbaik. Dia ingin bertarung. Dia selalu ingin melawan yang terbaik. Tak ada petinju lain yang bisa mengucapkan hal-hal seperti itu, tak peduli siapa nama mereka,” katanya.

Wilder pun menyindir Joshua yang dianggapnya tak berani menghadapi dirinya. “Saya petarung. Tyson petarung. Saya tak yakin (Joshua) menyebut dirinya apa,” paparnya.

“Menurut saya, mereka cuma ingin menghasilkan uang. Saya juga suka uang namun saya mau mengambil risiko untuk mendapatkannya,” kata petinju asal Amerika Serikat ini.

Wilder juga menyebutkan keunggulan Fury. “(Fury) tinggi dan bisa bergerak. Dia punya banyak kemampuan,” kata Wilder.

“Namun dia tak punya pukulan maut. Dia memukul seperti ada bantal di sarung tinjunya. Itulah satu keunggulan yang saya miliki. Pukulan yang sangat keras,” katanya.

“Dia tak suka disentuh khususnya di bagian tubuhnya dan dia tahu saya akan menyentuhnya,” papar Wilder.

“Saya akan menyentuhnya dengan ara yang belum pernah dilakukan orang lain sebelumnya. Dia tak bisa menghindarinya. Dia tahu saya orang paling jahat di planet ini,” katanya lagi.

“Saya gesit, selalu bergerak, dan bermusuhan, dan saya datang untuknya.”