Whyte Akan Lawan Chisora, Bukan Ortiz

Whyte Akan Lawan Chisora, Bukan Ortiz

Berita Tinju: Promotor Eddie Hearn menegaskan bahwa laga ulang antara Dillian Whyte melawan Dereck Chisora tetap berada di urutan pertama prioritas laga pada 22 Desember 2018.

Kedua petinju kelas berat itu pernah bentrok pada laga 12 ronde nan seru, 12 Desember 2016. Whyte keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut dengan kemenangan angka tipis. Namun tak sedikit yang megatakan bahwa Chisora sebenarnya lebih pantas menjadi pemenang dalam partai ini.

Juli lalu, Chisora menunjukkan kebangkitan spektakuler saat menang knockout atas Carlos Takam.

Dia memang sempat kesulitan pada ronde-ronde awal. Namun kemudian berbalik unggul bahkan memukul jatuh lawan dan menghentikannya pada ronde kedelapan dalam partai yang digelar di O2 Arena, London itu.

Sementara dalam laga di tempat dan hari yang sama, Whyte berhasil selamat dari bencana dan kemudian membalikkan keadaan dan menang angka telak atas mantan juara kelas berat WBO, Joseph Parker.

Namun dalam beberapa pekan terakhir, petinju Kuba, Luis Ortiz, secara terbuka menantang Whyte. Pihak WBC sebelumnya memang memerintahkan keduanya untuk bertarung sebagai laga final eliminator, sementara Whyte kemudian memilih berhadapan dengan Parker.

Namun badan tinju dunia itu tetap menganggap itu sebagai partai final eliminator. Pemenang laga ini dijamin akan menghadapi sang juara kelas berat WBC, Deontay Wilder.

Hearn, yang mempromotori Whyte dan Chisora, ragu Ortiz akan mau melakukan perjalanan ke Inggris untuk pertarungan ini (melawan Whyte). Menurutnya, Ortiz hanya ingin menarik perhatian saja dengan mengeluarkan banyak komentar soal pertarungan melawan Whyte.

“Ortiz dijadwalkan bertarung dalam partai tambahan laga Wilder-Fury pada 1 Desember dan cuma ingin mendapat perhatian dengan berteriak, ‘Saya ingin bertarung dengan Dillian Whyte.’ Mungkin dia akan mendapatkannya. Whyte vs Chisora akan jadi pertarungan besar dan ini akan coba wujudkan saat ini,” ungkapnya.

“Dillian Whyte akan bertarung pada 22 Desember, apapun yang terjadi, dan menurut saya lawannya adalah Chisora.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *