Tyson Fury Di Larang Bermain Karena Berkomentar SARA

Tyson Fury Di Larang Bermain Karena Berkomentar SARA

Berita Tinju: Juara dunia tinju kelas berat asal Inggris Tyson Fury, terkena sangsi larangan bermain dari Federasi Tinju Dunia (WBO) karena mengungkapkan kata yang bisa memicu kontroversi karena dianggap SARA.

Fury diketahui mengejek lawanya Wladimir Klitschko dengan kata “seperti Hitler”. Itu dikarenakan Klitschko merupakan seorang petinju asal Ukraina (pecahan Uni soviet yang memiliki paham komunis).

Fury (27) tahun tercatat mengalahkan Klitschko untuk mendapatkan gelar WBA, WBO dan IBF pada bulan November tahun lalu. Namun yang menimbulkan kontroversi adalah ketika Fury membuat semacam komentar tentang homophobic, seksis dan anti-Semit dalam sebuah video yang diposting secara online bulan lalu.

Meskipun Fury telah meminta maaf untuk pernyataannya, pemain Ukraina Klitschko yang telah dihina Fury mengatakan, olahraga akan lebih baik tanpa juara seperti Fury. “Saya sangat terkejut pada pernyataannya tentang perempuan, komunitas gay, dan ketika ia sampai ke orang-orang Yahudi yang terdengar seperti Hitler. Pria itu tolol. Serius,” kata Klitschko media Inggris.

“Anda tidak dapat menempatkan itu semua bersama-sama sebagai representasi dari olahraga tinju. Dia seorang juara tolol. Kita tidak bisa memiliki juara seperti itu. Entah dia harus tutup mulut atau mematikan di ring, atau hanya ditangguhkan, karena Anda tidak dapat membuat sesuatu lebih buruk dari kebencian.”kata Klitschko

Tahun lalu lebih dari 100.000 orang menandatangani petisi untuk menghapus gelar dari BBC Sports Personality of the Year untuk Fury yang mendorong permintaan maaf dari Fury. Fury dan Klitschko akan mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan ulang keduanya di Manchester bulan depan. Dimana Fury akan menghadapi Klitschko untuk mempertahankan gelar WBA dan WBO pada 9 Juli nanti.