Tyson Fury Akan Lepas Semua Gelar Dalam 48 Jam

Tyson Fury Akan Lepas Semua Gelar Dalam 48 Jam

Berita Tinju: Tyson Fury diyakini akan melepas gelar-gelar juara kelas berat miliknya dalam tempo 48 jam mendatang. Kabar ini akan membuka jalan bagi Joseph Parker untuk bertarung memperebutkan gelar WBO versus Andy Ruiz di Auckland, Selandia Baru.

Saat ini Fury sedang menjalani pengobatan untuk menangani depresi yang dia derita. Sementara itu, organisasi tinju WBA dan WBO diharapkan akan mencopot gelar yang disandang Fury setelah mengaku terus terang mengonsumsi narkoba jenis kokain.

Media Inggris memberitakan bahwa manajemen Fury memperkirakan pencabutan gelar itu akan terjadi pada Rabu (12/10) di Eropa. Sebelumnya, WBO telah memberikan waktu 10 hari kepada Fury untuk menjelaskan mengapa gelar miliknya tidak perlu dicopot. Namun Fury diyakini akan mendahului keputusan itu. Petinju Inggris berusia 28 tahun itu berharap dinyatakan sebagai “juara dalam reses”. Dengan begitu, dia dapat bertarung lagi menghadapi siapa pun yang menyandang gelar-gelar milik dirinya saat dia dinyatakan sehat.

Keputusan ini meningkatkan peluang Anthony Joshua untuk menghadapi Wladimir Klitschko pada bulan Desember untuk setidaknya merebut salah satu dari gelar itu. Sabuk IBF yang disandang Joshua sepertinya juga akan dipertaruhkan dalam pertarungan itu.

Kepada BBC Radio 5Live pada Minggu (9/10), paman dan pelatih Fury, Peter, mengaku pihaknya senang gelar-gelar Fury dilepas selagi dia tidak bertarung. “Gelar-gelar itu harus dilepas, biarkan orang lain yang memperebutkannya. Wladimir Klitschko, siapa pun juga,” tandasnya.

Lebih lanjut, kata Peter, Fury harus bisa memperebutkan gelar-gelar itu lagi ketika dia kembali aktif. “Nyatakan dia sebagai juara dalam masa istirahat. Begitu dia siap, semoga dia bisa kembali bertarung meghadapi siapa pun yang memegang sabuk juara dan merengkuh kembali gelarnya.”

Toh masih ada keraguan terkait kembalinya Fury ke atas Ring. British Boxing Board of Control akan bertemu pada hari Rabu (12/10) untuk memutuskan apakah mereka akan mencabut lisensi bertinju Fury atau tidak.

Dalam wawancara dengan majalah Rolling Stone, Fury mengaku mengonsumsi “begitu banyak kokain”, juga mengklaim dirinya tidak yakin masih hidup akhir tahun ini. Meski begitu, Peter percaya kesehatan keponakannya menjadi lebih baik setelah mendapatkan pertolongan profesional beberapa pekan terakhir. “Dia didiagnosa punya semacam depresi bipolar. Dia perlu 2-3 bulan untuk bisa membaik,” ujar Peter.

Gara-gara “witch hunt” terhadap keponakannya, Peter menilai situasi menjadi lepas kendali. Fury menerima perlakuan tidak semestinya sejak keponakannya menjadi juara dunia. Itu tidak baik bagi mental seorang pria muda yang punya segalanya di dunia.

“Dia punya istri cantik, anak-anak yang menawan, dia punya segalanya di dunia. Saya hanya tak paham,”ujar Peter. “Dia punya rumah yang bagus, uang di bank, saya tidak mengerti. Tapi saya bukan dokter.”

Lebih dari itu, Peter percaya keponakannya tak punya masalah narkoba dalam enam bulan terakhir, sebagaimana Fury katakan. “Jika dia melakukan sesuatu, saya pikir itu terjadi belakangan ini. Saya rasa dia sama sekali bukan pecandu narkoba. Saya pikir itu semua akibat depresi.”

\

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *