Tujuh Ronde ‘Dipermainkan’ Vasyl Lomachenko, Nicholas Walters Menyerah

Tujuh Ronde ‘Dipermainkan’ Vasyl Lomachenko, Nicholas Walters Menyerah

Berita Tinju: Pertarungan seru yang dinanti-nanti antara juara kelas bulu super WBO Vasyl Lomachenko dan Nicholas Walters urung terwujud. Sang penantang asal Jamaika itu tidak ingin lagi melanjutkan pertandingan usai ronde ketujuh dalam duel di The Cosmopolitan, Las Vegas, Sabtu (26/11) atau Minggu (27/11) WIB.

Lomachenko memperbaiki rekor pronya menjadi 7-1 (5 KO) dan memenangi duel dengan mudah. Dia membuat Walters bagaikan mainan selama tujuh ronde.“Dia (Walters) sangat kuat, namun dia hanya berdiri di sana, yang memudahkan saya untuk menang,” tandas Lomachenko yang dibayar $1 juta untuk duel ini.

Pertarungan itu merupakan partai utama dari even ke-2.000 yang digelar oleh bos Top Rank, Bob Arum, yang merayakan 50 tahunnya menggeluti profesinya sebagai promotor. Arum sendiri sangat memfavoritkan Lomachenko yang direkrut setelah petinju Ukraina mempertahankan emasnya di Olimpiade 2012

Lomachenko disebut-sebut petinju amatir terhebat sepanjang masa, mengemas rekor 396-1 dengan satu-satunya kekalahan dibalasnya berulang kali. Petinju 28 tahun bergaya kidal ini pun sukses mempertahankan gelar untuk pertama kalinya sejak merebut titel ini dengan meng-KO Roman “Rocky” Martinez pada Juni lalu.

Sebelum pertarungan menghadapi Walters, Arum memuji Lomachenko yang “secara teknis merupakan petarung terbaik yang pernah saya lihat sejak versi muda Muhammad Ali.” Arum pun mengaku tak terkejut dengan kemenangan mudah Lomachenko atas Walters.

“Siapapun yang menyukai tinju harus menyukai anak ini dan caranya bertinju,” tandas Arum. “Jika orang-orang melihat penampilannya, mereka akan kembali menyukai tinju. Dia lebih baik daripada petinju-petinju biasa ini. Dia memiliki talenta spesial yang tak pernah kita lihat sebelumnya.”

Walter menegaskan keputusannya tidak meneruskan pertarungan sudah tepat. “Jika Anda menyaksikan ronde terakhir, saya menerima banyak pukulan telak darinya, dan saya berusaha mati-matian bertahan sampai akhir ronde. Betapa bodohnya saya melanjutkan pertarungan setelah ronde itu,” ujarnya.

Duel Lomachenko-Walters sudah dinantikan lebih dari setahun, sejak keduanya merupakan pemegang gelar juara di kelas bulu. Namun pertarungan kompetitif antara petinju berbakat dengan teknik tinggi (Lomachenko) dan petinju dengan pukulan keras (“Axe Man” Walters) tak berjalan seperti yang diprediksi.

Lomachenko mempermainkan Walters seperti halnya kucing mempermainkan tikus. Dia meredam tangan kanan Walters yang keras dan membuat lawannya frustrasi. Menghujani muka Walters dengan jab-jab dan pukulan straight kiri. Walters tak bisa mengimbangi kecepatan dan kelincahan Lomachenko.

Ronde demi ronde, Lomachenko semakin percaya diri dan meningkatkan tempo serangan di ronde tujuh. Dua pukulannya mendarat bersih di pertengahan ronde dan kemudian pukulan straight kirinya menghentakkan kepala Walters sampai ke belakang.

Lomachenko terus meningkatkan intensitas pukulannya dan membuat Walters kewalahan, tapi dia masih sanggup bertahan sampai bel akhir ronde berbunyi. Meski tidak sampai dipukul jatuh atau mengalami luka sobek atau semacamnya, Walters enggan lagi melanjutkan.

Kepada wasit Tony Weeks yang mendatangi pojoknya, ayah sekaligus pelatihnya, Job Walters, mengatakan “No mas.” Saat Weeks bertanya langsung pada Walters (26-1-1, 21 KO) apakah ingin melanjutkan, petinju Jamaika itu menjawab, “Tidak.” Weeks pun melambaikan tangan pertanda pertarungan berakhir.

Menurut statistik pukulan CompuBox, Lomachenko mendaratkan 114 dari 437 pukulannya (26 persen). Sementara Walters, pemegang gelar WBA kelas bulu super, mendaratkan 49 dari 264 pukulan yang dilontarkannya (19 persen).

Lomachenko sudah menjadi petinju pertama memenangi dua gelar juara dunia di dua divisi pada pertarungan ketujuhnya. Sebelum itu, dia menggondol titel juara dunia pertamanya di pertarungan ketiganya, menyamai rekor jumlah pertarungan tersedikit untuk meraih gelar juara.

Selanjutnya, Lomachenko ingin menjadi petinju tercepat yang mampu menyatukan gelar di satu kelas yang sama. Untuk itu, dia menyatakan terang-terangan ingin mengincar juara bulu super WBC asal Meksiko, Francisco Vargas (23-0-2, 17 KOs). “Target saya adalah menjadi ‘pound-for-pound’ No. 1,” kata Lomachenko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *