Taklukkan Yildirim, Eubank Jr Kian Dekat Ke Sabuk Juara Kelas Menengah Super

Taklukkan Yildirim, Eubank Jr Kian Dekat Ke Sabuk Juara Kelas Menengah Super

Berita Tinju: Chris Eubank Jr tampil sempurna dan menghentikan perlawanan Avni Yildirim hanya dalam tiga ronde dalam dalam pertarungan tinju kelas menegah super dalam World Boxing Super Series di Stuttgart, Sabtu (7/10).

Eubank Jr langsung tampil agresif sejak awal pertarungan dan membuat lawannya yang asal Turki itu nyaris KO pada babak pertama. Sebuah pukulan upper cut dengan kanan pada babak pertama mengenai dagu dan membuat Yildirim sempat terjatuh dan mendapat hitungan untuk bisa berdiri tegak.

Yildirim yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 16 kali bertarung dan 10 di antaranya menang KO berhasil bangkit pada babak kedua. Dia memberi perlawanan dengan mlontarkan jab-jab sekaligus menjaga jarak dengan lawannya yang putra mantan juara tinju dunia kelas menengah super WBA, Chrus Eubank senior.

Namun Eubank Jr yang kini berusia 28 tahun akhirnya mampu menyelesaikan pertarungan pada babak ketiga. Petinju Inggris itu terus melontarkan pukulan yang rapat dan cepat sebelum kemudian melancarkan hook kiri dan membuat wasit harus menghentikan ronde ketiga yang baru berlangsung 1 menit 58 detik.

Saat wasit menghentikan pertandingan, Yildirim terlihat berlutut seperti bayi merangkak. Dengan kemenangan ini maka Eubank Jr, yang baru dua kali bertarung di luar Inggris, akan bertemu pemenang laga antara Jamie Cox dan George Groves.

Saya datang ke sini untuk mendominasi turnamen ini. Saya mengirim pesan ke luar sana bahwa saya telah datang,” katanya di sisi ring kepada ITV Box Office.

Berkat kemenangan ini, petinju yang mencatat 26 kemenangan 20 di antaranya dengan KO dan sekali kalah ini bakal kian dekat menjajal juara WBC kelas menengah super, David Benavidez.

Namun Eubank Jr tentunya harus mempersiapkan diri lebih baik karena Benavidez lebih muda dan memiliki kecepatan. Petinju AS ini terakhir kali bertanding pada 8 September lalu dengan menundukkan petinju Rumania, Ronald Gavril, dan membuatnya memperpanjang catatan belum terkalahkan dalam 19 laga dan 17 di antaranya menang KO.

Turnamen yang digelar Hanns-Martin-Schleyer Halle, Stuttgart, Jerman ini sempat diwarnai kericuhan menjelang digelanya partai utama. Dalam foto yang diunggah di media sosial terlihat sekelompok orang yang berlawanan saling melempar kursi. Beberapa orang juga terlihat mengeluarkan darah.