Spence Ingin Hadapi Pemenang Garcia Vs Porter

Spence Ingin Hadapi Pemenang Garcia Vs Porter

Berita Tinju: Errol Spence Jr sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas welter IBF setelah menghentikan perlawanan penantangnya Carlos Ocampo, Sabtu (16/7) atau Minggu siang WIB. Dia pun kini mengincar laga unifikasi. Salah satu targetnya adalah melawan pemenang laga antara Danny Garcia dan Shawn Porter.

Petinju asal Amerika Serikat ini hanya butuh satu ronde untuk menghentikan lawannya. in a homecoming fight Saturday on Showtime at Ford Center at The Star.

Spence melepaskan dua pukulan ke arah tubuh petinju yang berstatus penantang wajib ini di pengujung babak pertama yang membuatnya tak bisa bangkit. Pukulan kombinasi kiri-kanan yang dilepaskan kepada Ocampo membuatnya jatuh berlutut dan tak bisa bangkit lagi hingga wasit Laurence Cole menghitung hingga 10.

Laga pun dihentikan tepat di pengujung ronde pertama. Spence kemudian naik ke tali di sudut ring mengekspresikan kegembiraannya.

Dengan kemenangan ini, petinju kidal asal DeSoto, Texas ini mempertajam rekor pertarungannya menjadi 21 kali menang KO. Ini adalah pertarungan mempertahankan gelar juara kelas welter IBF untuk kedua kali yang dilakukan Spence, 28 tahun. Dia menyabet gelar juara kelas 147 pound ini setahun lalu setelah mengalahkan Kell Brook.

Ini untuk kesembilan kalinya Spence (24-0, 21 KO) berhasil menganvaskan lawannya dengan pukulan ke arah tubuh dari 24 kali pertarungan yang sudah dijalaninya. “Momen ini adalah mimpi,” kata Spence.

“Saya ingin bermain untuk Dallas Cowboys (klub American Football) dan kini saya bertarung di depan publik Dallas Cowboys dan Jerry Jones. Terima kasih kepada seluruh organisasi Dallas Cowboys organization. Saya akan kembali setelah menyatukan beberapa gelar. Kita akan lakukan pertarungan seperti ini tiap tahun di sini.”

Setelah pertarungan wartawan sempat menanyakan siapa yang ingin dihadapi Spence dalam pertarungan berikutnya. “Saya ingin menghadapi petinju terbaik,” ungkap Spence.

“Danny Garcia dan Shawn Porter akan saling berhadapan (memperebutkan gelar juara kelas welter WBC) dan saya sangat ingin melakukan laga unifikasi,” ungkapnya.

“Kami semua berada dalam manajemen yang sama. Kami semua berada di bawah Showtime. Mengapa tidak mungkin melakukannya? Saya sangat ingin pertarungan itu kapan pun jika bisa dilakukan.”