Seharusnya Saya Tak Melawan Alvarez

Seharusnya Saya Tak Melawan Alvarez Petinju Inggris, Amir Khan, mengakui dirinya melakukan kesalahan ketika menantang Saul “Canelo” Alvarez. Petinju berdarah Pakistan ini mengakui seharusnya dia tak berhadapan dengan Alvarez karena ukuran tubuh petinju Meksiko itu terlalu besar dibanding dirinya

Khan mengakui keputusan itu menjadi kesalahan terbesar sepanjang kariernya. “Sejujurnya, laga ini tak pernah saya lakukan karena dia secara fisik jauh lebih besar dibanding saya. Saat itu saya mencapat eksempatan, saya pikir bisa menaklukkannya dengan bermain cerdik dan tidak terkena pukulannya. Namun sayangnya, dia berhasil menghantam saya dengan pukulan keras,” kata Khan.

Sebelumnya, semua berjalan bagus. Namun inilah tinju dan Anda kemungkinan terkena pukulan atau dihantam pukulan telak. Dan dia berhasil menghantam saya dengan pukulan tangan kanan yang pasti akan membuat petinju mana pun tumbang,” imbuhnya.

Kendati demikian, Khan tetap mengambil hikmah dan pelajaran dari kekalahannya ini. “Namun sebagai pengalaman saya tak pernah melupakan pertarungan itu. Saya akan selalu mengenangnya sebagai pelajaran,” imbuhnya.

Apa yang terjadi saat itu? Yang jelas saya sudah melakukannya. Saya bisa katakan saya sudah mencobanya namun tak berjalan sesuai harapan dan itu tak akan terjadi lagi. Saya tak akan lagi naik ke kelas yang lebih tinggi dan melakukan kesalahan yang sama,” ungkap Khan.

Khan bertekad membangun kembali karier tinju profesionalnya dengan melawan Phil Lo Greco setelah sekian lama tak naik ring. Petinju asal Kanada itu akan menjadi lawan pertama Khan setelah dua tahun tidak berlaga. Petinju berusia 31 tahun itu akan bertemu Lo Greco di Echo Arena, Liverpool, pada 21 April.

Mantan juara dunia ini akan kembali merintis langkahnya untuk bisa masuk dalam jajaran petinju top dunia setelah menandatangani kontrak tiga pertandingan di bawah promotor Matchroom Boxing.

Saya tak sabar kembali naik ring pada 21 April di Echo Arena, Liverpool,” ungkap Khan.

Phil Lo Greco akan datang dengan seluruh kemampuan untuk bisa memenangkan pertarungan ini dan saya tak akan memberikan ruang kepadanya walau satu inci,” kata petinju dengan rekor 31 kali menang (19 KO) dan kalah empat kali ini.

Dia petarung yang agresif dan selalu berusaha menekan lawan dan terus merangsek pertahanan lawan,” kata Khan yang lahir di Boston ini.

Inilah yang membuat pertandingan ini sangat menarik dan menghibur fan,” katanya lagi.

Saya respek kepadanya sebagai petinju dan saya tahu dia akan datang dengan ambisi besar. Namun saya akan menyajikan penampilan hebat untuk membuktikan kepada dunia tinju bahwa ‘Sang Raja baik-baik saja dan telah benar-benar kembali’,” ungkap Khan.

Lo Greco sebelumnya pernah berada satu ring dengan juara kelas welter IBF Errol Spence Jr dan mantan penyandang gelar yang sama, Shawn Porter.

Khan tak pernah lagi naik ring sejak dipukul jatuh oleh Alvarez pada Mei 2016 lalu. Demi pertarungan itu, Khan memaksa dirinya naik kelas 155 pound untuk menantang Canelo yang saat itu memegang gelar juara kelas menengah WBC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *