Sebelum Tutup Karier Tahun Ini, Cotto Ingin Bertemu Alvarez Lagi

Sebelum Tutup Karier Tahun Ini, Cotto Ingin Bertemu Alvarez Lagi

Berita Tinju: Di hadapan sekelompok wartawan di sebuah hotel di Manhattan, New York, Miguel Cotto menegaskan tahun 2017 akan menjadi tahun terakhirnya sebagai petinju. “Saya ingin mengakhiri karier saya sebaik mungkin,” kata petinju berusia 36 tahun itu.

Cotto merupakan salah satu bintang yang paling menghasilkan fulus di dunia tinju. Dalam karier yang melibatkannya dalam banyak duel sengit, Cotto menjadi satu-satunya petinju Puerto Riko yang meraih gelar juara dunia di empat kelas berbeda (welter yunior, welter, menengah yunior, dan menengah).

Kini, Cotto ingin menutup karier profesionalnya tahun ini yang dimulai dengan duelnya di kelas menengah yunior melawan James Kirkland pada 25 Februari di Ford Center, Texas. Ini jadi pertarungan pertamanya setelah 15 bulan lalu kalah angka mutlak dari juara menengah WBC Canelo Alvarez pada November 2015.

“Saya tahu saya ingin kembali bertarung dan inilah cara yang ingin saya lakukan,” kata Cotto (40-5, 33 KO). “Saya ingin melakukan dua atau tiga pertarungan tahun ini. Kita lihat saja nanti.”

Jika mengalahkan Kirkland (32-2, 28 KO) yang sangat tidak diunggulkan – petinju kidal berusia 32 tahun yang absen 21 bulan setelah kalah KO di ronde ketiga dari Alvarez – Cotto ingin salah satu pertarungan terakhirnya adalah duel ulang kontra Alvarez.

Tapi sepertinya keinginan Cotto itu sulit terwujud. Tahun 2017 ini, Alvarez akan melakukan duel pemanasan pada Mei (mungkin melawan rekan senegaranya dari Meksiko, Julio Cesar Chavez Jr).

Disusul pertarungan yang sudah ditunggu-tunggu menghadapi juara unified kelas menengah Gennady Golovkin pada September. Itu pun jika Alavarez memenangi duel pada Mei dan Golovkin mengalahkan Daniel Jacobs pada 18 Maret nanti.

Cotto meyakini dia memenangi pertemuan dengan Alvarez dan semakin kesal karena jauhnya perbedaan skor dari ketiga hakim, meski banyak yang menilai pertarungan tersebut berlangsung ketat. Ketiga hakim memberi kemenangan 119-109, 118-110 dan 117-111 untuk Alvarez.

“Saya di sini untuk pertarungan-pertarungan terbaik dan petinju-petinju terbaik di luar sana. Jadi jika Canelo Alvarez ingin bertarung, menjernihkan apa yang terjadi pada November 2015, mereka tahu di mana dapat menemukan saya,” kata Cotto. “Kami percaya kamilah pemenangnya.”

Pelatih Cotto, Freddie Roach mengatakan bahwa jika Cotto memang ingin benar-benar mengakhiri kariernya pada 2017, dia harus menggantungkan sarung tinju atas keinginannya sendiri. Pasalnya, Roach yakin Cotto masih belum habis. “Jika tidak, saya tidak akan ada di sini,” ujarnya.

Kata Roach, Cotto senantiasa menjaga kondisi kebugaran dan berat badannya. Itu sebabnya dia mengijinkan Cotto naik ring karena siap 100% menghadapi Kirkland. “Saya tahu Kirkland selalu bertarung dengan tekad untuk menang. Dan saya akan melakukan hal yang sama,” ujar Cotto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *