Roman ‘Chocolatito’ Ingin Bertarung Melawan Yafai

Roman ‘Chocolatito’ Ingin Bertarung Melawan Yafai

Berita Tinju: Petinju Roman ‘Chocolatito’ Gonzales mengungkapkan bahwa dirinya ingin bertarung melawan petinju asal Inggris, Kal Yafai. Yafai sendiri akan mempertahankan gelarnya dalam pertandingan wajib melawan melawan Sho Ishida pada 28 Oktober. jika Yafai mampu menang atas Ishida, selanjutnya ia ingin bertarung melawan Chocolatito di bulan Februari, saat HBO akan mengadakan laga di kelas bulu super.

Chocolatito kalah 2 kali dalam 2 laga terakhirnya oleh petinju yang sama yaitu Srisaket Sor Rungvisai. Kekalahan keduanya bahkan dengan cara KO yang brutal pada tanggal 9 September lalu.

Setelah kekalahan itu, Chocolatito mendapat peringkat 2 WBA yang bisa memberinya kesempatan untuk bertarung dengan Yafai. Saat ini, Ishida adalah penantang wajib bagi Yafai, jika Yafai mampu menang akhir bulan nanti penantang wajib selanjutnya adalah Chocolatito.

Chocolatito sangat senang bisa mendapat peringkat 2 WBA, ia juga mengungkapkan keinginannya bertarung dengan Yafai pada bulan Februari tapi ia juga tidak mengesampingkan untuk bertarung dengan juara WBO, Naoya Inoue.

“Ini adalah berkah bahwa WBA menempatkan saya di peringkat 2, saya berterima kasih pada presiden WBA Gilberto Mendoza atas kesempatan ini. Saya akan berunding dengan tim saya dan tergantung dari hasil pembahasan itu saya akan tahu apa yang akan terjadi. Pengacara saya Carlos Blandon akan berangkat ke Jepang bulan ini untuk mendiskusikan beberapa masalah,” Ujar Chocolatito via telepon kepada El Diario.

“Saya akan sangat senang jika bisa bertarung dengan juara Inggris, Kal Yafai, tapi ada kemungkinan juga untuk bertarung dengan juara WBO, Naoya Inoue. Pertarungan saya berikutnya mungkin terjadi bulan Februari.”

Carlos Blandon mengatakan bahwa aliansi utama Chocolatito adalah World Boxing Council (WBC), namun tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan WBA. Blandon akan mendiskusikan hal tersebut dengan promotor Chocolatito, yaitu Akihiko Honda.

“Sejujurnya saya tidak tahu tentang WBA (tentang seberapa loyal mereka). Kami berterimakasih kepada semua badan tinju, untuk WBA saya tahu dulu Roman pernah jadi juara di sana. Hati dan aliansi kami tetap bersama WBC, tapi kami tetap terbuka dengan semua opsi di masa depan. Kami harus berunding dulu. Roman sedang beristirahat, dan sekarang yang terpenting adalah memberinya waktu. Kami belum menentukan kapan Roman akan kembali, tapi saya berharap ia segera kembali. Kami akan berbicara dulu dengan promotornya.” Ujar Blandon.”