Presiden WBC, Fury Akan Bertanding Lawan Wilder Pada Babak Berikutnya

Presiden WBC, Fury Akan Bertanding Lawan Wilder Pada Babak Berikutnya

Presiden World Boxing Council (WBC) Mauricio Sulaiman, menyatakan kemungkinan juara dunia kelas berat WBC Deontay Wilder (40-0, 39 KO) akan menjalani laga mempertahankan gelar berikutnya melawan petinju Inggris, Tyson Fury (26-0, 19 KO).

“Sepertinya Wilder akan bertarung melawan Fury dalam laga selanjutnya,” papar Sulaiman kepada Sky Sports. “Kami tengah menunggu permintaan resmi kepada badan tinju kami dari promotor,” dia menambahkan.

Penyelenggara laga Wilder lawan Fury juga tengah dibahas. Kedua kubu mengonfirmasi bahwa kesepakatan akan segera tercapai dan finalisasi akan dilakukan dalam waktu dekat.

Fury akan kembali beraksi pada 18 Agustus mendatang di Belfast, saat dia melawan penantang gelar juara dunia Francesco Pianeta. Wilder dijadwalkan bakal menyaksikan langsung partai ke 27 dalam karier profesional Fury ini.

Ini akan menjadi laga kedua Fury sejak kembali naik ring setelah beristirahat cukup lama. Dia kembali bertarung Juni lalu dengan menundukkan Sefer Seferi pada ronde keempat. Sebelum berhadapan dengan Seferi, Fury melakukan pertarungan terakhirnya pada November 2015.

Saat itu dia membuat kejutan dengan mengalahkan Wladimir Klitschko sekaligus menyabet empat sabuk juara kelas berat. Petinju yang wajib dihadapi Wilder untuk mempertahankan gelarnya adalah Dominic Breazeale.

Laga ini akan dilangsungkan jika laga Wilder VS Fury Batal dilakukan, jika kesempatan dengan Fury tercapai maka WBC akan memberikan uang kompensasi untuk Brazeale.

“Penantang wajibnya adalah Dominic Breazeale,” kata Sulaiman. “Tahun lalu dia menjalani laga final eliminasi melawan Bermane Stiverne,” tambahnya.

“Saat Luis Ortiz tak bisa melawan Deontay Wilder, Bermane Stiverne tampil sebagai pengganti, Breazeale tak mendapat kontrak. Pengganti Breazeale adalah Eric Molina,” kata Sulaiman lagi.

“Kondisinya saat itu jika Breazeale menang, dia akan menjadi penantang wajib berdasarkan kontrak yang dimilikinya. Dillian Whyte adalah juara perak WBC, namun dia bukan penantang wajib (penantang yang wajib dihadapi untuk mempertahankan gelar juara),” katanya.

“WBC menawari dia laga final eliminasi untuk menjadi penantang peringkat kedua melawan Luis Ortiz, namun Whyte tak mau melakukannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *