Presiden Golden Boy Yakin Matthysse Bisa Kejutkan Pacquiao

Presiden Golden Boy Yakin Matthysse Bisa Kejutkan Pacquiao

Presiden Golden Boy Promotions, Eric Gomez, sangat yakin petinjunya, Lucas Matthysse, bisa membuat kejutan saat menghadapi lawan yang lebih difavoritkan, Manny Pacquiao. Kedua petinju akan berhadapan pada 15 Juli mendatang di Malaysia.

Pada Sabtu (15/7) malam, Matthysse akan mempertahankan gelar juara kelas welter WBA “regular” melawan Pacquiao di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kedua petinju menjalani karier yang bertolak belakang. Pacquiao saat ini tengah tergelincir. Petinju berusia 39 tahun dan mantan juara delapan kelas berbeda ini harus kehilngan gelar terakhir yang disandangnya, juara kelas welter WBO, setelah kalah melawan Jeff Horn dalam laga Juli 2017 lalu. Horn saat itu sebenarnya sama sekali tak difavoritkan tetapi dia ternyata mampu membalikkan semua prediksi dan memenangkan laga.

Tak sedikit yang menyebut keputusan dalam laga itu kontroversial. Namun demikian terlihat jelas bahwa Pacquiao tidak tampil dalam kondisi terbaiknya pada pertarungan di Brisbane, Australia itu.

Petinju berjulukan Pacman itu saat ini tak lagi dipoles oleh pelatih yang telah 16 menanganinya, Freddie Roach. Dia memilih untuk ditangani oleh asisten pelatih yang juga sahabatnya Buboy Fernandez.

Matthysse di sisi lain justru tengah memburu kemenangan beruntun sejak dia naik ke kelas welter. Dia kini bekerja sama dengan pelatih baru Joel Diaz dan meraih gelar juara WBA setelah menundukkan petinju Thiland, Tewa Kiram, 27 Januari lalu. Sebelumnya dia juga mampu mengalahkan Emmanuel Taylor dari Amerika Serikat,

“Bagi Lucas ini mimpi yang menjadi nyata. Dia menginginkan pertarungan melawan Pacquiao sudah sangat lama, sejak beberapa tahun lalu. Namun baginya ini juga momen yang bakal menentukan kariernya. Ini impian baginya. Dia menganggap laga ini adalah pertarungan yang sangat penting,” papar Gomez kepada Boxing News.

“Saya yakin soal peluangnya (Matthysse) karena saya melihat cara dia mempersiapkan diri. Saya juga suka sikap mentalnya. Bagi dirinya, seperti saya katakan, ini adalah laga impian,” papar Gomez lagi.

“Di kamp latihan dia hidup, makan, bernapas untuk laga melawan Manny Pacquiao ini. Hanya itu yang dipikirkannya siang dan malam,” dia menambahkan.

“Saya pikir ini keuntungan baginya karena Manny saat ini sudah lewat dari masa keemasannya. Namun dia masih tetap petinju yang sangat bagus. Mungkin salah satu yang terbaik,” imbuh Gomez lagi.

“Namun Manny juga masih memiliki banyak hal. Manny adalah anggota kongres di Filipina, dia juga memiliki bisnia. Menurut saya, kami menghadapi Manny pada saat yang tepat. Dia sudah sedikit menurun saat ini,” katanya.

“Menurut saya ini keuntingan bagi Lucas. Dia sudah berbicara soal pertarungan lain. Dia sudah berbicara soal pertrungan lawan (Vasyl) Lomachenko atau barisan juara di luar sana. Menurut saya meremehkan Lucas adalah sebuah kekeliruan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *