Presiden Filipina Ingatkan Pacquiao Untuk Pensiun Di Dunia Tinju

Presiden Filipina Ingatkan Pacquiao Untuk Pensiun Di Dunia Tinju

Prediden Tinju Filipina Radrigo Duterte mengaku ingin melihat teman baiknya yang juga juara dunia tinju delapan kelas berbeda, Manny Pacquiao, untuk pensiun. Dia mengungkapkan hal itu setelah menyaksikan Pacquiao meraih gelar juara kelas welter WBA “regular” di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (15/7).

Sebelum laga ini digelar, banyak pihak yang menyarankan Pacquiao untuk pensiun dari olaharaga adu jotos ini. Pacmannaik ring kembali setelah kehilangan gelar juara kelas welter WBO karena kalah angka melawan Jeff Horn, Juli 2017 di Brisbane, Australia.

Dalam pertarungan melawan Matthysse, Pacquiao sempat membuat petinju Argentina itu tiga kali mendapat hitungan wasit sebelum laga dinyatakan selesai pada ronde ketujuh. Matthysse sempat tumbang pada ronde ketiga, kelima, dan ketujuh, sebeum menyerah.

Duterte sengaja terbang ke Malaysia untuk menyaksikan langsung pertarungan ini di sisi ring. Dia duduk bersama Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhamad.

Presiden yang kerap mengeluarkan komentar kontroversial ini menegaskan dirinya tak melihat lagi alasan Pacquiao untuk meneruskan kariernya. Dia mengingatkan Pacquiao untuk pensiun setelah kemenangan besar ini.

Ini untuk pertama kaliya Pacquiao meraih kemenangan KO dalam sembilan tahun. Terakhir kali dia mampu memukul roboh lawannya adalah ketika berhadapan dengan Miguel Cotto. Saat itu dia menghentikan perlawanan petinju Puerto Riko itu pada ronde ke-12.

Selain sebagai petinju, Pacquiao juga senator di negaranya. Banyak pula yang meyakini Duterte menginginkan pria berusia 39 tahun itu sebagai penerusnya.

Pacquiao saat ini memiliki segalanya. tak ada masalah Saya tak menyesal datang lebih awal (ke Malaysia) untuk menyaksikan laga ini. Ini laga yang bagus. Ini pertama kalinya saya terbang dari Filipina ke negara lain cuma untuk menyaksikannya bertarung,” ujar Duturte.

Pacquiao mengaku sangat tersanjung oleh perhatian presiden ke-16 dalam sejarah Republik Filipina itu. “Untuk masyarakat Filipina, terima kasih banyak, khususnya untuk Presiden kami. Kami memiliki Presiden yang baik dan terima kasih Tuan Presiden karena telah menjadi presiden kami. Juga untuk Perdana Menteri (Malaysia), Mahathir, terima tak terhingga atas dukungannya,” papar Pacquiao.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *