Povetkin Anggap Joshua Tantangan Terberat Dalam Kariernya

Povetkin Anggap Joshua Tantangan Terberat Dalam Kariernya

Berita Tinju – Peraih medali Olimpiade dan mantan juara dunia kelas berat Alexander Povetkin (34-1, 24 KO) menganggap Anthony Joshua sebagai tantangan terberat sepanjang kariernya.

Pada Sabtu (22/9) mendatang atau MInggu dini hari WIB, di Stadion Wembley, London, Povetkin akan mencoba merebut sabuk juara dunia kelas berat WBA, IBF, IBO, dan WBO.

Saat Povetkin menghadapi Wladimir Klitschko untuk memperebutkan sabuk yang sama pada 2013 lalu, dia sempat jatuh empat kali sebelum kemudian dianggap kalah angka telak setelah bertarung 12 ronde.

Pertarungan itu terlaksana ketika Klitschko menjadi raja kelas berat selama satu dekade. Joshua (21-0, 20 KO), yang juga peraih emas tinju kelas berat Olimpiade, mengakhiri karier Klitschko setelah bertarung 11 ronde pada April 2017.

Saat bertarung melawan Joshua Klitschko telah berusia lebih dari 40 tahun, dan sebelumnya menyerah kepada Tyson Fury, dan sempat istirahat dari ring cukup lama.

Sejak mengalami kekalahan satu-satunya sepanjang karier itu, Povetkin kemudian tampil sangat mengesankan. Dia sukses meraih kemenangan delapan kali beruntun dan enam di antaranya dengan knock out.

Dalam usianya yang telah mencapai 39 tahun, kemungkinan besar inilah kesempatan terakhir bertarung memperebutkan gelar juara dunia bagi petinju asal Rusia tersebut.

“Jelas saya akan katakan Joshua adalah tantangan yang lebih besar dibanding Klitschko,” kata Povetkin.

“Sejak pertarungan melawan Klitschko waktu telah banyak berlalu dan saya bisa meyakinkan Anda, saya kini lebih kuat , saya kini lebih bijak, dan lebih pintar. Jadi saya akan menjalani laga ini dengan sikap yang berbeda dan lebih profesional,” ungkapnya.

Povetkin sempat dijadwalkan menghadapi juara kelas berat WBC, Deontay Wilder, pada Mei 2016. Namun kontes ini dibatalkan lantaran Povetkin terbukti positif mengonsumsi zat terlarang.

Wilder vs Joshua dianggap sebagai pertarungan paling akbar dalam olahraga adu pukul ini. Povetkin pun memandang Joshua lebih baik dibanding Wilder.

“Baik Joshua dan Wilder berbahaya, namun satu-satunya cara untuk membuktikannya adalah melihat keduanya bertarung. Namun dalam pandangan pribadi saya, jika Anda berbicara soal teknis maka Anthony Joshua lebih unggul,” papar Povetkin.