Pertahankan Gelar Super Ringan WBA, Ricky Burns Waspadai Kiryl Relikh

Pertahankan Gelar Super Ringan WBA, Ricky Burns Waspadai Kiryl Relikh

Berita Tinju: Ricky Burns kembali ke Stadion SSE Hydro di Glasgow, Skotlandia, Jumat (7/10) malam atau Sabtu (8/10) dini hari WIB. Untuk pertama kalinya, dia akan berusaha mempertahankan gelar super ringan WBA miliknya menghadapi Kiryl Relikh dari Belarusia.

Burns (40-5-1, 14 KO) kembali ke arena tempat dia menciptakan sejarah pada Mei lalu. Kemenangan TKO di ronde kedelapan atas Michele Di Rocco itu menjadikannya sebagai petinju Skotlandia pertama yang merebut gelar juara dunia dalam tiga kelas berbeda.

Kini Burns akan melakoni pertarungan wajib menghadapi Relikh (21-0, 19 KO), petinju Belarusia yang belum pernah kalah dan dipromotori oleh mantan juara dunia, Ricky Hatton.

Para promotor Matchroom Boxing telah mengumumkan akan menyumbangkan semua penghasilan dari penjualan tiket pertandingan tersebut kepada keluarga Mike Towell. Towell, petinju Skotlandia, wafat di rumah sakit pada 30 September akibat cedera yang didapat dari pertarungan.

Hatton sendiri telah membuat halaman urun dana guna mengumpulkan uang untuk tujuan yang sama. Dalam halaman di JustGiving itu, sumbangan telah menembus angka 40 ribu pound. Padahal awalnya Hatton hanya menargetkan 20 ribu pound.

Yang jelas, Burns tidak akan menganggap remeh lawannya yang lebih muda tujuh tahun. “Melawan Relikh jadi duel yang sangat berat sebagai pertarungan pertama untuk mempertahankan gelar,” katanya. “Dia memiliki rasio KO yang tinggi, jadi dia sangat berbahaya. Saya harus bertarung dalam penampilan terbaik.”

Hatton pun memuji Relikh yang dinilainya sebagai “petinju yang sangat tenang dan tidak gampang terpancing”. “Ini kesempatan yang besar untuknya dan dia tidak terganggu dengan status underdog,” ujarnya.

Selain itu, Relikh – pemegang gelar kelas super ringan Inter-Kontinental WBA –juga diyakini tidak akan terpengaruh dengan atmosfer arena di kandang lawan. “Relikh sudah berlatih dan bertarung jauh dari rumah selama bertahun-tahun. Jadi tak masalah baginya untuk datang ke Skotlandia,” tandas Hatton.

Sebelumnya, Burns pernah menyandang gelar kelas super bulu WBO pada 2010 dan tiga kali mempertahankan gelar tersebut. Pada 2011, dia kemudian pindah divisi dan merebut gelar kelas ringan WBO. Namun titel itu lepas pada 2014 saat berhadapan dengan Terence Crawford.

Kini, Burns jelas tidak ingin kehilangan gelar barunya di kesempatan pertama mempertahankannya. Apalagi ada potensi besar di kemudian hari menghadapi sejumlah petinju ternama di kelas 140 lbs. “Tapi kami akan menapak selangkah demi selangkah, dan itu dimulai pada 7 Oktober di Hydro,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *