Parker Akan KO Whyte Lebih Cepat Dibanding Joshua

Parker Akan KO Whyte Lebih Cepat Dibanding Joshua

Mantan juara kelas berat WBO Joseph Parker akan berupaya membuktikan dirinya masih pantas berada di jajaran elite tinju kelas berat dunia saat bertarung pada Sabtu (28/7) malam mendatang di O2 Arena, London.

Petinju asal Selandia Baru ini akan melawan salah satu penantang utama yang juga favorit publik tuan rumah, Dillian Whyte.

Parker kembali naik ring setelah mengalami kekalahan pertama sepanjang karier ketika bertemu Anthony Joshua Maret lalu di Stadion Principality, Cardiff, Maret lalu. Dia kalah angka dan harus menyerahkan sabuk gelar juara kelas berat WBO kepada petinju Inggris itu.

Menurut Parker, satu-satunya hal yang bisa membuatnya kembali diperhitungkan adalah meraih kemenangan knock-outatas Whyte dan itu pun harus dengan waktu yang lebih cepat dibanding yang dilakukan Joshua, tiga tahun lalu.

Dalam laga Desember 2015 lalu, Joshua dan Whyte terllibat pertarungan seru di ring. Laga berakhir ketika Joshua berhasil menjatuhkan Whyte pada ronde ketujuh. Parker pun bertekad untuk menghentikan perlawanan Whyte sebelum ronde ketujuh.

“Itu target saya,” kata Parker kepada Sky Sports. “AJ (Anthony Joshua) menjatuhkannya di ronde ketujuh kan? Saya akan menjatuhkannya lebih awal dan saya akan mengatakan, ‘Lalu apa AJ? Lalu apa?’ Saya pikir saya bisa menjatuhkannya lebih awal. Ini akan menjadi pernyataan,” paparnya.

Namun Parker juga memastikan dirinya tak akan gegabah untuk bisa meraih kemenangan KO. Dalam beberapa waktu terakhir dia mempelajari kekalahan Whyte oleh Joshua dan yakin calon lawannya itu kini sudah jauh lebih baik dibanding tiga tahun lalu.

“Saya melihat pertarungan itu (Joshua vs Whyte),” kata Parker. “Mereka banyak melontarkan pukulan dan juga sama-sama mendaratkan banyak pukulan. Satu petinju sedikit lebih nekat, padahal yang satu (pertarungannya) lebih ilmiah.”

“Saya kira dia (Whyte) berupaya menampilkan yang terbaik. Dalam latihan dia terlihat mengalami peningkatan pesat dalam kebugarannya. Mungkin dia telah menemukan tipe latihan yang tepat,” ungkap.

“Mungkin sebelumnya dia tidak melakukan tipe latihan yang tepat. Ada perbedaan besar dalam dirinya saat ini dibanding sebelumnya,” kata petinju yang memiliki rekor 24 kemenangan (18 KO) dan sekali kalah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *