Nyaris Tumbang di Ronde 12, Whyte Menang Angka atas Parker

Nyaris Tumbang di Ronde 12, Whyte Menang Angka atas Parker

Dillian Whyte mampu bertahan dari serangan bertubi-tubi di ronde terakhir dan memetik kemenangan angka telak atas mantan juara kelas berat WBO Joseph Parker, Sabtu (28/7) atau Minggu dini hari WIB, di O2 Arena, London, Inggris.

Dalam Terakhir Maret Lalu, Parker menjadi petinju pertama yang bertahan hingga akhir ronde ke-12 menghadapi juara kelas berat IBF, IBO, WBA, Anthony Joshua. Parker kalah angka telak dan harus menyerahkan sabuk WBO miliknya. Laga terakhir Whyte juga berlangsung Maret lalu, saat dia secara brutal menghentikan perlawanan mantan juara kelas berat WBA, Lucas Browne, yang sebelumnya tak terkalahkan.

Saat Parker Memulai Laga Dengan Memperagakan Aski Cepat Dibanding Biasanya dan melontarkan sebuah jab tajam. whyte lebih banyak mendaratkan pukulan ke arah tubuh lawannya, sementara Parker menggunakan jab dan mengarahkan pukulan ke kepala. Parker tetap mengandalkan jab dan terus bergerak pada ronde kedua dan membuat Whyte gagal melontarkan pukulan balasan. Parker berhasil mengungguli Whyte.

Namun sebuah pukulan membuat Parker terjatuh untuk pertama kali sepanjang kariernya pada akhir ronde itu. video menunjukkan Parker terjatuh setelah kepala kedua petinju berbenturan. Namun wasit tak melihatnya.

Memasuki ronde ketiga, Whyte berinisiatif untuk menekan lawan. Whyte tampil sangat agresif dan mengandalkan fisiknya pada ronde keempat. Kedua petinju jual-beli pukulan sepanjang ronde ini. Parker berhasil mendaratkan pukulan variasi yang lebih baik dengan melontarkan pukulan jarak jauh.

Whyte kerap melontarkan pukulan swing yang lebar pada ronde kelima. Dia kembali menekan dan memaksa Parker bertahan. Parker kemudian berupaya melawan namun tak mampu mendaratkan pukulan yang berarti di paruh kedua ronde itu. Pada ronde keenam Whyte terus merangsek dan menerapkan taktik kasar untuk bisa mendaratkan pukulan. Parker sendiri lebih banyak bertahan dan tak bisa berbuat banyak. Dia terlihat mulai kelelahan saat Whyte berupaya melukai dirinya.

Parker kembali bisa mendaratkan pukulan pada ronde ketujuh. Dia bergerak mengelilingi Whyte sambil melepaskan jab. Whyte sendiri berusaha menekan dan mendaratkan pukulan. Namun di menit terakhir Parker terlihat mengungguli Whyte dan mendaratkan beberapa pukulan dari jarak dekat. Adu pukulan jab mewarnai awal ronde kedelapan tetapi kecepatan kedua petinju sedikit menurun. Keduanya terlihat lelah namun Whyte terlihat tampil lebih baik di ronde ini dan lebih banyak mendaratkan pukulan.

Pada ronde kesembilan, sebuah hookkiri yang keras membuat Parker tumbang. Dia bangkit namun terlihat frustrasi. Dia berupaya bermain aman dengan menjaga jarak dengan memainkan kakinya. Sementara Whyte berupaya membuat Parker terluka lebih parah. Parker berupaya memanfaakan kesempatan terbaiknya di ronde ke-10. Whyte harus memblok banyak pukulan lalu maju untuk menekan dengan jab dan mendaratkan pukulan keras.

Parker memulai ronde ke-11 dengan sangat baik. Namun pukulan Whyte yang lebih keras membuat kondisi Parker lebih parah seiring waktu berjalan. Kendati demikian, Parker justru kemudian berhasil membuat Whyte goyah dengan beberapa pukulannya. Untuk pertama kali sepanjang pertarungan ini, Whyte mendapat masalah. Whyte kembali mendapat beberapa pukulan keras di ronde ke-12.

Kali ini dia benar-benar berada dalam kondisi yang buruk. Parker berupaya menghentikan segera petinju Inggris itu. Namun Whtye tak juga terjungkal bahkan balik melawan. Pada menit terakhir, Parker kembali mendaratkan pukulan-pukulan telak ke arah Whyte dan membuatnya terpojok. Whyte hampir saja menyerah. Namun hingga bel akhir ronde ke-12 berbunyi, Parker tak juga mampu membuat lawannya terjungkal. Whyte tetap tegak hingga laga berakhir.

Dengan sukses ini, rekor Whyte pun kini menjadi 24 kali menang (17 KO) dan sekali kalah. Bagi Parker, ini adalah kekalahan kedua kalinya atau beruntun setelah menyerah juga dengan angka kepada Joshua. Rekornya saat ini menjadi 24 kali menang (18 KO) dan dua kali kalah.

Dengan kekalahan ini, jalan Parker untuk kembali merebut gelar juara dunia kian sulit. Sementara Whyte kian mantap memantapkan posisinya di jajaran elite tinju kelas berat. Bukan tak mungkin dia segera menantang Joshua, atau sang juara WBC, Deontay Wilder.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *