Nicola Adams Siap Ukir Sejarah

Nicola Adams Siap Ukir Sejarah

Berita Olahraga Tinju | Peraih medali emas olimpiade cabang tinju wanita, Nicola Adams, berkomitmen untuk menjaga gelar juaranya pada hajatan olahraga terbesar sedunia, Olimpiade Rio 2016. Peraih medali di kelas terbang ini, telah mengamankan satu tempat di olimpiade, setelah melalui masa kualifikasi dengan gemilang, bulan lalu.

Namun, persiapannya jelang olimpiade masih terus dilakukan, salah satunya adalah perjalanan ke Kazakstan, di mana ia diharapkan mampu membuat sejarah dan rekor baru untuk dirinya. Di sana, Adams akan melakoni sebuah pertandingan berskala dunia, yang pada tiga gelaran sebelumnya, ia selalu meraih medali perak.

“Tiga kali bertanding di World Champion, saya selalu meraih medali perak,” kata Adams. Inilah saatnya saya melaju melampaui batas, dan berusaha untuk meraih medali emas, sambungnya. Jika Adams berhasil meraih medali emas, maka ia sukses mengawinkan medali olimpiade dan medali World Champion, sehingga tak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, namun juga sejarah baru dalam perjalanan karirnya.

Menurut Adam, pertandingan di Kazakstan sangat penting bagi saya. Meraih medali emas di kejuaraan dunia, telah lama menjadi focus utama saya,” sebut Adams. “Saya ingin medali full set. Saya ingin menjadi juara di Eropa, Olimpiade, Commonwealth, dan kejuaraan dunia.

“Saya tak yakin berapa banyak orang yang berhasil melakukan itu, tetapi yang saya tahu belum ada petinju yang berhasil mengoleksi medali emas selengkap itu. Oleh karena itu, saya sangat senang untuk mencoba meraih itu semua,” jelas Adams.

Saat ditanya mengenai tekanan jelang kejuaraan dunia, Adams memiliki jawaban menarik. “Tekanan adalah salah satu factor yang dapat dijadikan motivasi tambahan. Semua orang menginginkan posisi puncak, semua orang ingin mengalahkan seorang Nicola Adams, dan semua orang pasti ingin mengalahkan juara olimpiade,” kata Adams penuh semangat.

Itu sebabnya saya terus berlatih lebih keras, menjaga fokus saya lebih kuat. Dan saya rasa saya harus berterima kasih pada tekanan-tekanan itu, sehingga saya tetap termotivasi dan fokus, lanjut Adams menutup wawancara.