Miguel Cotto Patok 2017 Sebagai Tahun Terakhir Di Dunia Tinju

Miguel Cotto Patok 2017 Sebagai Tahun Terakhir Di Dunia Tinju

Berita Tinju: Petinju legendaris Puerto Riko dan calon penghuni Hall of Fame, Miguel Cotto, mengungkapkan akan bertarung sampai akhir tahun depan dan kemudian menggantungkan sarung tinju. Sampai waktu itu tiba, juara empat divisi itu akan bekerja bersama Roc Nation “dengan intensitas yang sama”.

Cotto (40-5, 33 KO) yang kini berusia 36 tahun belum lagi naik ring sejak kalah angka dari Canelo Alvarez dalam duel perebutan gear kelas menengah pada 21 November 2015. Ada kemungkinan keduanya bertemu untuk duel ulang, tapi Cotto bersikeras pertarungan hanya akan terlaksana sebelum akhir 2007.

“Saya memiliki kontrak pertarungan dengan orang-orang Roc Nation dan 2017 menjadi tahum terakhir Miguel Cotto dalam dunia tinju,” kata Cotto. “Jika mereka (Golden Boy dan Canelo) ingin mewujudkan sebuah pertarungan, mereka punya waktu sampai 31 Desember untuk melaksanakannya.”

Namun untuk menjadikannya sebagai pertarungan yang adil, kata Cotto, satu-satunya yang mereka harus sepakati adalah pada kelas berapa pertarungan itu akan dilaksanakan – 154 atau 155 pound. “Kita harus mencapai kesepakatan terkait hal ini,” ujarnya.

Cotto juga mengutarakan bahwa memenangi gekar juara dunia lagi bukan jadi fokusnya lagi di tahapan akhir kariernya. Sepertinya Cotto – yang menghadapi nyaris siapa pun dalam karier pronya sejak Februari 2001, termasuk Zab Judah, Shane Mosley, Antonio Margarito, Manny Pacquiao, Floyd Mayweather, dan Alvarez – ingin meninggalkan tinju dengan satu kemenangan.

Tapi maukah Canelo menghadapi Cotto untuk keduanya kalinya, di 154 atau 155 pound? Alvarez pernah mengungkapkan minatnya kembali berduel dengan Cotto – itu akan menjadi “sebuah kehormatan,” katanya awal tahun ini.

Namun petinju Meksiko itu juga menyatakan keinginannya untuk bertarung di kelas menengah secara penuh. Bagaimana reaksi fans jika Alvarez bersepakat bertarung ulang dengan Cotto, di bobot yang disepakati, daripada memberikan pertarungan yang semua fans inginkan, antara dirinya dan Gennady Golovkin?

Alvarez-Cotto memang pertarungan yang bagus dan memberikan keuntungan dari segi finansial, tapi perlukah fans tinju menyaksikannya lagi? Toh yang jelas, Cotto punya sepenuhnya hak untuk menutup kariernya dengan siapa pun yang dia ingin hadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *