Mengigatkan Wilker, Lennox Lewis Memberi Peringatan Tentang Ancaman Dari Tyson Fury

Mengigatkan Wilker, Lennox Lewis Memberi Peringatan Tentang Ancaman Dari Tyson Fury

Mantan raja tinju kelas berat Lennox Lewis memberikan peringatan kepada juara WBC Deontay Wilder (40-0, 39 KO) tentang ancaman yang bisa diberikan Tyson Fury. Menurutnya, petinju dengan rekor 26-0, 19 KO itu bisa menjadi mimpi buruk bagi siapapun termasuk Wilder.

Fury akan kembali naik ring pada 18 Agustus, saat dia menghadapi Francesco Pianeta dalam partai tambahan Carl Frampton di Windsor Park di Belfast. Wilder rencananya akan menyaksikan secara langsung dari sisi ring.

“Mungkin Anda berpikir dia lebih baik menjalani beberapa laga lain dulu sebelum melawan Wilder. Namun saya yakin laga melawan Fury tak akan mudah untuk Wilder,” ungkap Lewis.

“Dengan tinggi Fury (205 cm), jangkauan yang jauh, mobilitas serta gayanya, membuat dia sulit dikalahkan. Wladimir Klitschko sudah mengalaminya,” dia menambahkan.

“Dan semakin bagus lawan, Tyson pun akan berlaga semakin bagus pula. Saya yakin itu. Oleh sebab itu saya menyebutnya Boogy Man. Dia bisa jadi mimpi buruk untuk siapapun,” kata Lewis kepada Daily Mail.

Lewis juga termasuk orang yang tak senang dengan fakta bahwa bahwa juara kelas berat WBO, WBA, IBF, dan IBO Anthony Joshua belum juga mencapai kata sepakat untuk bertarung dengan Wilder. Joshua justru lebih dulu akan melaksanakan laga wajib mempertahankan gelar WBA melawan Alexander Povetkin pada 22 September di Wembley, London.

Joshua juga sudah berencana naik ring lagi pada April 2019 juga di Wembley. Lewis berharap Wilder akan menjadi lawannya dalam partai itu.

Pada masa jayanya Lewis melawan semua petinju tangguh. Para petinju elite kelas berat lainnya juga sudah saling berhadapan. Satu-satunya petinju kelas berat papan atas saat itu yang belum pernah dihadapi Lewis adalah Riddick Bowe, yang memang menolak melawan petinju Inggris tersebut.

Dalam kariernya Lewis pernah melawan Mike Tyson, Evander Holyfield, Vitali Klitschko, Hasim Rahman, Frans Botha, Donovan Razor Ruddock, Tommy Morrison, David Tua, dan lain-lain.

“Selain Riddick, para petinju kelas berat di era kami saling berhadapan. Hal seperti itu harus terjadi saat ini,” ungkapnya.

“Saya dua kali kalah (oleh Oliver McCall dan Hasim Rahman) namun itu membantu saya membuktikan kelas saya dengan cara bangkit dan memenangkan laga ulang dengan kembali menjadi juara dunia,” papar Lewis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *