Mengenal Carl Frampton, Petinju Terbaik 2016 Pilihan ESPN

Mengenal Carl Frampton, Petinju Terbaik 2016 Pilihan ESPN

Berita Tinju: Tahun 2016 ini menjadi tahun terbaik Carl Frampton, yang digadang-gadang sebagai petinju Irlandia terhebat sepanjang masa. Petinju 29 tahun itu memenangi dua pertarungan besar – keduanya di luar Irlandia dan menghadapi lawan yang tak terkalahkan – dan merebut dua gelar juara dunia.

Siapa sangka anak pendiam yang tumbuh di Belfast, Irlandia Utara, bisa jatuh cinta dengan olahraga tinju. Tinggal hanya dua menit dari sasana tinju, dia dan sekelompok temannya penasaran ingin mencoba. Ibundanya pun membawa Frampton nya kesana dan sejak itulah dia jatuh hati.

“Saya berusia 7 tahun dan merasa gugup. Saya anak yang pendiam, tak pernah terlibat masalah. Namun saya mengalahkan mereka semua di atas ring. Terjadi begitu saja. Saya penasaran dengan tinju dan saya jatuh cinta dengannya,” kata Frampton, mantan juara dunia bulu yunior IBF dan WBA (Super).

Tidak salah juga Frampton memilih olahraga ini karena kesuksesan yang diraih sejauh ini, khususnya pada 2016. Bulan Februari, Frampton (23-0, 14 KO) datang ke kandang Scott Quigg di Manchester (Inggris) untuk duel penyatuan gelar bulu yunior yang sudah lama dinanti.

Meski duel itu tidak berjalan seperti yang banyak orang harapkan, Frampton berhasil mematahkan rahang Quigg dan membawa pulang sabuk juara dunia keduanya lewat kemenangan angka SD.

Pada bulan Juli, Frampton naik ke kelas bulu dan berkunjung ke Brooklyn, New York, untuk menantang juara bertahan Leo Santa Cruz. Frampton yang tidak diunggulkan alias underdog bertarung sengit dengan Santa Cruz. Alhasil, sang penantang menang angka MD, meski banyak yang merasa seharusnya UD.

Kemenangan gemilang itu menjadikan Frampton sebagai petinju pertama dari negaranya yang memenangi gelar juara dunia di dua kelas dan petinju Irlandia kedua yang melakukannya (setelah Steve Collins dari Republik Irlandia).

Tak ada petinju lain pada tahun 2016 yang mencatat kombinasi kemenangan yang begitu impresif dalam pertarungan bergengsi menghadapi lawan elit – di kelas yang berbeda dan di luar kandang pula – dengan salah satunya menjadi kandidat pertarungan terbaik tahun ini.

“Ini tahun yang hebat bagi saya,” ujar Frampton, yang dilatih Shane McGuigan dan dimanajeri oleh mantan jawara kelas bulu dan anggota Hall of Fame, Barry McGuigan, ayah Shane. “Tapi saya akan memulai tahun 2017 dengan gebrakan dan bahkan berpotensi lebih baik daripada 2016.”

Pada 28 Januari mendatang, Frampton akan berduel ulang dengan Santa Cruz, berharap mencuri start untuk meraih penghargaan Pertarungan Terbaik 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *