Meng-KO Shinsuke Yamanaka, Luis Nery Rebut Sabuk Bantam WBC

Meng-KO Shinsuke Yamanaka, Luis Nery Rebut Sabuk Bantam WBC

Berita Tinju: Luis Nery tanpa ampun meng-KO Shinsuke Yamanaka di ronde keempat untuk merebut sabuk juara dunia bantam WBC pada Selasa (15/8) di Shimazu Arena, Tokyo, Jepang. Berakhir pula periode panjang Yamanaka sebagai juara dan peluang masuk dalam buku sejarah tinju Jepang.

Yamanaka, 34 tahun, yang sebelumnya sukses mempertahankan gelar miliknya sebanyak 12 kali, sebenarnya mengincar yang ke-13, yang akan menyamai rekor mempertahankan gelar juara dunia oleh petinju Jepang yang diukir bekas juara dunia terbang yunior dan anggota Boxing Hall of Fame, Yoko Gushiken, pada 1980.

Meski Yamanaka (27-1-2, 19 KO) memulai dengan solid, mengontrol sebagian besar pertarungan di dua ronde pertama dengan pukulan-pukulan jab kirinya, Nery, penantang wajib berusia 22 tahun asal Meksiko, tampil lebih beringas di ronde ketiga dan keempat.

Nery (24-0, 18 KO), yang baru pertama kalinya bertarung di luar Meksiko, mulai mengambil alih di ronde ketiga. Dia melontarkan kombinasi pukuan keras yang kerap membuat Yamanaka terhenyak ke belakang.

Di ronde keempat, dia terus membombardir sanga juara bertahan yang bergaya kidal dengan serangan pukulan kiri-kanan. Dia mendaratkan pukulan kiri keras yang melemparkan Yamanaka ke tali ring dan terus melepaskan pukulan tanpa henti. Dihujani pukulan seperti itu, Yamanaka sama sekali tak bisa membalas.

Akhirnya, demi menyelamatkan petinjunya, pelatih Yamanaka berlari masuk ring untuk menghentikan pertarungan. Wasit Michael Griffin pun menyetop duel di 2 menit dan 29 detik.

“Di ronde keempat, saya pikir saya baik-baik saja, namun saya menerima banyak pukulan dan itu mengkhawatirkan kubu saya,” kata Yamanaka. “Saya minta maaf karena tak bisa memenuhi harapan.”

Sementara Nery tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena mampu membalikkan prediksi yang lebih mengunggulkan Yamanaka. “Saya kini berhasil mewujudkan impian saya menjadi juara dunia, dan saya senang sekali. Ini duel terberat dalam karier saya,” katanya.

Pada 11 Maret lalu, Nery meng-KO Jesus Martinez di ronde keempat duel eliminasi gelar untuk mendapatkan hak memperebutkan gelar melawan Yamanaka.