Menang Angka, Pacquiao Rebut Sabuk Welter WBO Dari Vargas

Menang Angka, Pacquiao Rebut Sabuk Welter WBO Dari Vargas

Berita Tinju: Disaksikan oleh Floyd Mayweather Jr dari pinggir ring, Manny Pacquiao sukses merebut gelar welter WBO dari Jessie Vargas dengan kemenangan angka mutlak (114-113, 118-109, 118-109) di Las Vegas, Sabtu (5/11) malam atau Minggu (6/11) pagi WIB.

Setelah ronde pertama yang berjalan lamban, Pacquiao mampu mengambil alih pertarungan dengan menjatuhkan Vargas di ronde dua dan sangat aktif di ronde tiga, berupaya mengakhiri duel itu. Tapi perlahan-lahan Vargas balik memegang kendali pada pertengahan pertarungan.

Tapi setelah ronde enam, nampak jelas sang juara bertahan tak bisa menyaingi kecepatan dan pergerakan Pacquiao. Pukulan kiri Pacquiao yang keras berulang kali memberondong wajah kanan Vargas. Di ronde-ronde belakangan, justru pukulan kanan “Pac Man” yang mendominasi paruh kedua pertarungan.

Paquaiao menciptakan ritme baru dengan tangan kanannya dan mulai membuat kombinasi ketimbang hanya berusaha memukulkan satu pukulan kiri yang keras. Vargas bertarung dengan gagah berani dan tidak pernah mundur dari serangan Pacquiao. Namun jelas dia kehabisan tenaga di ronde-ronde akhir.

anya tangan kanannya yang menjadi satu-satunya senjata Vargas dan sempat beberapa kali mengguncang Pacquiao. Hanya saja, begitu pukulan kanannya mendarat, dia tidak bisa – atau tidak mau – menyambungnya dengan kombinasi pukulan penuh tenaga yang sebenarnya bisa melukai Pacquaio.

Pada akhirnya, Pacquiao keluar sebagai pemenang setelah unggul jauh dalam dua perhitungan hakim dan unggul tipis dalam perhitungan satu hakim lainnya. “Saya merasa gembira karena saya berusaha dalam setiap ronde untuk menjatuhkannya (Vargas), sembari juga berhati-hati,” ujar Pacquiao usai pertarungan.

Belajar dari kekalahan pahitnya dari Juan Manuel Marquez pada 2013, Pacquiao sangat berhati-hati ketika menyerang dalam jarak dekat. “Karena saya tahu dia akan melakukan pukulan counter,” ujarnya. “Saya merasa dapat bertarung lebih baik, tapi saya berusaha di setiap ronde untuk meng-KO dia.

Sementara Vargas menyebut pertarungannya dengan Pacquiao seperti halnya pertandingan catur. Dia mengakui kecepatan luar biasa Pacquaio yang sempat membuatnya terjengkang ke kanvas. Tapi secara keseluruhan, dia amat puas, meski kalah. “Bertarung melawan Pac akan membuat saya lebih baik,” katanya.

Kehadiran Mayweather sendiri cukup mengejutkan. Dikelilingi para penjaganya, petinju yang sudah gantung sarung tinju itu duduk di depan sisi ring untuk media dalam partai tambahan terakhir antara juara kelas bulu WBO Oscar Valdez dan Hiroshige Osawa.

Padahal dia tak pernah menghadiri pertarungan selain duel-duel yang dipromotori oleh Mayweather Promotions miliknya. Ditanya mengapa dia datang ke duel ini, Mayweather tersenyum, sambil menunjuk putrinya,” Saya hanya membawanya menyaksikan pertarungan ini.”

Begitu diumumkan sebagai pemenang, Pacquiao memanjat tiang ring dengan sabuk barunya di depan Mayweather dan tersenyum kepadanya. Mayweather pun merespons dengan mengacungkan jempol. Komentar “The Money” soal penampilan Pacquiao, “Not bad.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *