McGregor Ingin Lawan Malignaggi Di Arena MMA

McGregor Ingin Lawan Malignaggi Di Arena MMA

Berita Tinju: Kepala pelatih bintang UFC Conor McGregor, John Kavanagh, mengungkapkan bahwa petarungnya siap menghadapi mantan juara tinju dua kelas berbeda Paulie Malignaggi. Namun McGregor juga mengajukan syarat pertarungan nanti memakai aturan mix martial art (MMA) atau beladiri campuran.

Bulan lalu, petarung MMA asal Irlandia ini memainkan debutnya sebagai petinju profesional melawan mantan juara lima kelas berbeda Floyd Mayweather Jr. Saat itu Malignaggi, yang menjadi bagian tim siaran Showtime, duduk di sisi ring dalam laga di T-Mobile Arena, Las Vegas ini.

Malignaggi, yang pensiun awal 2017 lalu, disewa sebagai mitra latih tanding oleh McGregor dalam persiapan melawan Mayweather.

Keduanya sempat terlibat pertengkaran sengit. Malignaggi marah besar lantaran salah satu anggota tim McGregor mengunggah foto sesi latihan mereka lewat media sosial .

Malignaggi mengklaim foto yang diunggah itu tidak menunjukkan dengan jujur kondisi latih tanding saat itu. Salah foto yang diunggah itu menunjukkan Malignaggi tersungkur dilantai dan diklaim karena dipukul jatuh McGregor. Sementara di beberapa foto lainnya memperlihatkan petinju berusia 36 tahun itu tengah mendapat hukuman.

Tak lama setelah foto-foto tersebut muncul, Malignaggi pun segera keluar dari kamp latihan McGregor. Kemudian Presiden UFC, Dana White, mengunggah video klip dari sesi latih tanding itu. Satu klip menunjukkan “tersungkurnya” Maliganggi yang sebenarnya meragukan. Sementara ada bagian lainnya terlihat McGregor menghajar petinju Amerika Serikat itu.

Dalam beberapa wawancara, McGregor mengklaim bahwa dirinya mendaratkan beberapa pukulan keras terhadap Malignaggi. Begitu parahnya akibat dari pukualn itu sehingga semua orang mengkhawatirkan kondisinya bahkan setelah beberapa jam seusai latih tanding itu.

Keduanya terlibat pertengkaran hebat di T-Mobile Arena saat McGregor akan melakukan jumpa pers terakhir menjelang pertarungan lawan Mayweather.

Setelah pertarungan melawan Mayweather usai, Malignaggi meneriaki McGregor “tak bernyali” dan “berhentilah” pada ronde ke-10.

Ejekan Malignaggi pun agaknya “mengganggu” McGregor. Petarung berusia 29 tahun itu pun berniat mengajaknya bertarung tapi bukan di ring tetapi di Octagon, arena MMA.

“Conor menginginkan itu,” kata Kavanagh kepada Mike Sheridan dalam peluncuran koleksi Original Penguin AW17 di Dublin, Rabu malam.

“Dia berkata kpada saya, ‘Mari kita ajak dia ke Octagon,’ dan saya katakan tak mungkin mengajaknya bertarung di MMA. Anda harus membuktikan diri Anda mampu di arena ini,” kata Kavanagh.

“Saat Conor ingin lisensi tinju mereka bisa lihat ke pertarungan kedua (Mayweather) lawan (Nate) Diaz yang kedua. Saat itu setidak ada 25 menit keduanya bertinju,” imbuhnya.

Menurut Kavanagh, Malignaggi yang memulai pertengkaran dengan timnya saat dia terus mengungkap kamp latihan McGregor dalam wawancara dengan wartawan. Tindakannya itulah yang kemudian dibalas tim McGregor dengan mengunggah foto Malignaggi yang tumbang ring via medsos.

“Orang ini mantan juara dunia. Dia seharusnya menutup mulutnya rapat-rapat sampai pertarungannya selesai. Setelah itu dia bisa menulis buku lalu membuat 50 wawancara,” kata Kavanagh.