Marquez Tolak Rp 1,3 Triliun Untuk Lawan Pacquiao Kelima Kali

Marquez Tolak Rp 1,3 Triliun Untuk Lawan Pacquiao Kelima Kali

Berita Tinju: Mantan juara dunia empat kelas Juan Manuel Marquez (56-7, 40 KO), 44 tahun, mengaku pernah ditawari bayaran US$100 juta atau setara Rp 1,3 triliun untuk bertarung melawan Manny Pacquiao untuk kelima kalinya. Namun, petinju yang kini telah pensiun itu menolaknya.

Dia adalah salah satu petinju papan atas yang mengumumkan pensiun dari olahraga keras ini pada 2017. Awal Desember ini, tepat lima tahun kemenangan sensasional Marquez yang mampu mengalahkan Manny Pacquiao dengan KO dalam pertemuan keempat mereka.

Di Meksiko, sukses ini dianggap sebagai salah satu kemenangan terbesar salah satu petinju negara tetangga AS berbahasa Spanyol ini.

Pertarungan pertama Marquez dan Pacquiao terjadi tahun 2004 di kelas bulu. Marquez berhasil bangkit setelah tiga kali tersungkur pada ronde pertama. Laga ini kemudian berakhir kontroversial karena hailnya dinyatakan seri.

Pertemuan kedua digelar pada 2008 masih di kelas bulu. Pacquiao keluar sebagai pemenang dengan selisih angka tipis. Sementara pada pertarungan ketiga, tahun 2011, Pacquiao menang angka telak dalam pertarungan 12 ronde. Banyak pengamat menyebut hasil pertarungan ini kontroversial.

Laga keempat tahun 2012 diwarnai terjerembabnya kedua petinju di lantai. Marquez menyelesaikan pertarungan ini dalam enam ronde dan menorehkan kemenangan ke-55 kali.

Setelah pertarungan keempat, kemudian muncul wacana untuk menghadapkan kedua petinju untuk kelima kalinya. Promotor Pacquiao, Bob Arum dari Top Rank, menyediakan bayaran jutaan dolar AS, namun Marquez ternyata menolak tawaran ini.

Marquez menolaknya bukan karena masalah uang. Terbukti dia mau bertarung melawan Timothy Bradley dan Mike Alvarado dengan bayaran yang jauh lebih sedikit dibanding yang akan dia dapakan jika bertarung dengan Pacquiao untuk kelima kalinya.

Marquez mengungkapkan para investor di Filipina menawarinya US$100 juta jika dia bersedia datang ke negara di Asia Tenggara itu untuk bertarung melawan Pacquiao.

Meski diiming-imingi bayaran tinggi, Marquez ternyata tak goyah. Dia tak ingin menodai kemenangan besar yang diraihnya atas Pacquiao pada laga keempat.

“Ada tawaran untuk pertarungan kelima melawan Pacquiao di Filipina dengan bayaran Rp 100 juta dolar dan saya tolak demi kehormatan dan kejayaan yang saya raih pada pertemuan keempat tahun 2012” ujar Marquez dalam wawancara dengan ESPN Deportes.

Marquez menyatakan bayaran US$100 juta tak akan cukup memperbaiki “kerusakan” yang dia dapatkan jika bertarung untuk kelima kalinya dan Pacquiao meraih kemenangan di kampung halamannya.

“Ini uang yang sangat banyak namun kebanggan dan harga diri jauh lebih penting dibanding melakukan pertarungan untuk kelima kalinya,” ujar Marquez.

“Coba bayangkan jika pertarungan kelima terlaksana. Bagaimana saya ‘dirapok’ dalam pertarungan ini. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi,” ujar petinju dengan rekor 56 kali menang, 7 kalah, dan sekali seri ini.

“Dia bisa memukul saya dengan tangan pukulan langsung dan benar-benar menyakiti saya. Saya tak mau ambil risiko. Kemenangan yang kami raih tahun 2012 lebih berharga dibanding bayaran yang mereka tawarkan,” kata Marquez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *