Margarito Kecewa Karena Cotto Memilih Duel Kontra Sadam Ali

Margarito Kecewa Karena Cotto Memilih Duel Kontra Sadam Ali

Mantan juara dunia, Antonio Margarito mengincar satu pertarungan sejak comeback di awal 2016. Dia menginginkan duel ketiga dengan juara di empat kelas, Miguel Angel Cotto, namun Cotto sudah sepakat bertinju dengan Sadam Ali untuk laga tinju terakhirnya.

Cotto akan pensiun pada akhir tahun ini dan Margarito tidak akan menjadi lawan terakhirnya. Cotto akan mempertahankan gelar kelas menengah junior WBO melawan petinju underdog yang naik dari kelas welter Sadam Ali. Duel Cotto versus Ali akan dihelat tanggal 2 Desember di Madison Square Garden, New York.

Margarito (41-8, 27 KO) sekali menang dan sekali kalah dari Cotto yang telah menjadi rivalnya sejak lama. Tahun 2008 Margarito menjadi petinju pertama yang mengalahkan Cotto dalam duel emosional di Las Vegas di mana petinju Mexico tersebut menang KO ronde 11. Rematch Margarito versus Cotto terjadi tahun 2011, kali ini Cotto memenangi duel dengan TKO di ronde 9 setelah wasit menghentikan duel karena luka parah di mata Margarito.

“Saya pikir saya akan bertinju pada 2018, mungkin bulan Maret atau April. Sejujurnya ingin duel ketiga melawan Cotto untuk balas dendam, tetapi kini duel itu tak akan bisa terjadi,” tutur Margarito kepada ESPN Deportes.

“Dia adalah satu-satunya lawan yang saya incar dan inginkan. Tetapi saya tidak bisa mendapat trilogi duel dengan Cotto yang sangat saya inginkan,” lanjut Margarito.

Mengenai masa depannya, petinju berusia 39 tahun ini harus beristirahat tiga bulan karena luka yang didapatnya saat menang secara kontroversial atas Carson Jones September lalu.

“Untuk duel berikutnya saya akan berlatih di Otomi Ceremonial Center. Saya tidak merasa baik dalam duel terakhir saya, saya berharap ketinggian Chihuahua tidak mempengaruhi saya, tetapi ketinggian itu akhirnya mempengaruhi saya. Kami akan menentukan tanggal dan mencari lawan dan setelah itu kami akan melihat apa yang terbaik bagi kami,” tutup Margarito.