Loeffler Prediksi, GGG Akan Melawan Canelo Pada Desember

Loeffler Prediksi, GGG Akan Melawan Canelo Pada Desember

Berita Tinju: Promotor Tom Loeffler menyatakan Gennady ‘GGG’ Golovkin siap naik ke ring di bulan Desember dan melakukan tarung ulang dengan Canelo Alvarez karena Golovkin merasa ia menang dalam duel pada 16 September di Las Vegas lalu.

Namun, Canelo mengatakan ia ingin menunggu sampai tahun depan untuk naik ke ring lagi. Ada kemungkinan bahwa Canelo menghindari tarung ulang dengan Golovkin setelah ia sangat beruntung mendapat hasil draw dari juri pada duel lalu. Loeffler mengatakan bahwa Canelo mendapat tekanan dari penggemar Mexico-nya sendiri. Mereka menuntut Canelo melakukan tarung ulang setelah ia mendapat hasil imbang yang sebenarnya tidak pantas ia dapatkan.

“Biasanya orang Mexico tidak pernah lari menghindar. Dan belum pernah sebelumnya kita dengar Canelo dicemooh oleh penggemar Mexiconya sendiri di Vegas setelah laga diumumkan imbang,” ujar Loeffler pada Dailymail. “GGG tahu dia menang pada laga pertama dan dia akan bertarung lagi pada Desember jika mereka mau.”

“Saya sudah berbicara dengan Presiden Golden Boy dan saya belum tahu syarat dan kondisi apa yang mereka inginkan. Canelo berkata ia yang memenangi laga itu. Jika ia yakin demikian maka ia seharusnya tidak ada masalah untuk tarung ulang,” lanjut Loeffler.

Masalahnya adalah Canelo dan Golden Boy tidak ingin bertanding bulan Desember. Eric Gomez dari Golden Boy mengatakan ingin melakukan tarung ulang, tapi itu bukan berarti hal itu akan segera terlaksana. Mereka bisa saja mengulurnya karena Golovkin akan menua. Canelo ingin bertarung bulan mei tahun depan atau 8 bulan lagi, saat itu Golovkin sudah berumur 36 tahun.

Atau pihak Canelo ingin lebih dulu membenahi banyak hal sebelum ia menghadapi Golovkin lagi. Pihak Canelo ingin membenahi kondisi fisik dan membuat Canelo terbiasa dengan berat 160 pon.

Namun, satu hal yang Canelo tidak bisa ubah adalah tinggi badan dan jangkauannya. Itu adalah kekurangan Canelo yang harus ditutupi jika ia ingin sukses melawan Golovkin dan petinju lain di kelas menengah yang jauh lebih tinggi seperti Danny Jacobs dan Jermall Charlo.

Biasanya, petinju yang lebih pendek akan merangsek maju dan menekan lawan yang lebih tinggi agar bisa menang. Canelo melakukan hal yang sebaliknya dalam laga melawan Golovkin. Canelo bersandar di tali selama 12 ronde dan menerima banyak jab dari Golovkin yang lebih tinggi dan kuat. Satu-satunya hal yang menyelamatkan Canelo adalah keputusan aneh dari 2 juri yaitu Adelaide Byrd dan Don Trella, keduanya memberikan kemenangan pada ronde di mana Canelo tampak jelas kalah.