Liam Smith Sebut Saul Alvarez Salah Memilih Dirinya Sebagai Lawan

Liam Smith Sebut Saul Alvarez Salah Memilih Dirinya Sebagai Lawan

Berita Tinju: Jelang pertandingan tinju antara Liam Smith dan Saul Canelo ‘Alvarez, petinju Liam Smith mulai menebarkan ancamannya. Liam mengatakan bahwa Canelo telah memilih lawan tanding yang salah dengan memilih dirinya.

Jelang pertandingan tinju antara Liam Smith dan Saul Canelo ‘Alvarez, petinju Liam Smith mulai menebarkan ancamannya. Liam mengatakan bahwa Canelo telah memilih lawan tanding yang salah dengan memilih dirinya.

Smith akan melawan Canelo untuk memeperebutkan gelar kelas menengah ringan WBO di Dallas Cowboys ‘AT & T Stadium pada 17 September 2016 nanti. Pelatih Smith, Joe Gallagher juga mengatakan hal yang sama, ia mengatakan bahwa petinju asal Meksiko itu telah melakukan kesalahan dengan menantang Smith. Gallagher mengklaim Canelo yang menyingkirkan Amir Khan di laga terakhirnya, terlalu meremehkan kemampuan Smith setelah ia menghindari ‘Triple G’ Gennady Golovkin untuk menantang Smith.

“Saya merasa Saul Alvarez dan promotornya Golden Boy telah membuat kesalahan besar di sini,” kata Gallagher di London saat acara temu petinju.

“Kalah dari Liam Smith, akan lebih sulit diterima daripada kekalahan dari Triple G. Seharusnya mereka mengambil pertarungan dengan Triple G,” lanjutnya.

“Ini kesempatan besar bagi Liam Smith. Dia akan membuktikan dia salah satu yang terbaik ketika ia bertarung menghadapi Saul Alvarez pada bulan September. Saul Alvarez adalah petinju kelas atas jika Anda melihat dengan siapa dia bertarung.

“Mereka berdua petarung yang baik. Keduanya memiki fisik yang baik. Namun yang terbaik tak akan ingin mundur. Petarung terbaik akan menang, dan yang kalah akan kembali ke Meksiko!.

Liam Smith, yang saat ini berusia 27 tahun dan belum terkalahkan dipastikan akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya setelah menghabiskan kariernya dalam bayang-bayang para petinju lain.

“Aku tidak akan membuat kesalahan dan aku tidak akan membiarkan gelar ini pergi. Aku akan ke sana untuk mengukir namaku, tidak hanya di Amerika, tetapi di dunia tinju,” kata Smith.

“Aku pikir hanya ada Floyd Mayweather telah berada di sana dan aku sama sekali tidak takut padanya. Jika kalian mengenal aku sebagai pribadi, aku tidak memiliki rasa takut dan khawatir.. Aku pergi ke sana untuk mengalahkan dia. Aku tidak akan mengubah mentalitasku.” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *