Lennox Lewis, Fury Lebih Sukar Ditaklukkan Dibanding Wilder atau Joshua

Lennox Lewis, Fury Lebih Sukar Ditaklukkan Dibanding Wilder atau Joshua

Mantan juara dunia kelas berat Lennox Lewis yakin gaya yang tak biasa serta kemampuan fisiknya Tyson Fury justru lebih sukar ditaklukkan ketimbang juara WBC Deontay Wilder serta Anthony Joshua yang kini menyandang sabuk IBF, IBO, WBA, dan WBO.

Fury akan kembali bertarung pada Sabtu (18/8) di Belfast. Dia akan menghadapi petinju yang termasuk daftar penantang juara dunia Francescko Pianeta.

Jika mampu memenangkan pertarungan ini, Fury akan kembali bertarung pada musim gugur mendatang. Dan lawan potensial yang akan dihadapinya kemungkinan adalah Wilder.

Pemenang pertarungan Fury vs Wilder ini akan menjalani laga penyatuan gelar melawan Joshua pada April 2019, di Wembley, London.

Joshua sebelumnya sempat bernegosiasi dengan kubu Wilder untuk bertarung pada musim gugur nanti. Namun pembicaraan tak juga menemui kata sepakat. Dia pun bakal menjalani laga mempertahankan gelar melawan penantang dari Rusia, Alexander Povetkin, pada 22 September di Wembley.

Lewis mengaku kecewa Joshua tak juga mencapai kesepakatan dengan Wilder. Namun dia senang karena Fury akan mencapai kesepakatan kontrak untuk bertarung melawan juara WBC tersebut.

Fury, yang sempat menyandang empat sabuk gelar juara dunia kelas berat setelah menundukkan Wladimir Klitschko pada 2015, mengincar Wilder lebih dulu lalu menghadapi Joshua untuk menyatukan lima sabuk juara dunia.

“Mereka (Fury, Wilder, Joshua) semua sangat bagus dan memiliki kelebihan tersendiri. Oleh karena itulah saya ingin menyaksikan mereka saling bertarung seperti yang kami lakukan di era keemasan tinju kelas berat. Bakal sangat menarik menyaksikan siapa yang bisa mengguncang yang lainnya,” kata Lewis kepada Daily Mail.

“Anthony memiliki pukulan tangan kanan yang luar biasa dan membuatnya berbahaya. Deontay memiliki tangan kanan yang lebih besar dan benar-benar bisa menyulitkan lawannya bila terkena pkulannya. Dia juga memiliki kecepatan pada kakinya,” imbuh Lewis.

“Tyson mungkin yang paling sulit ditundukkan. Dia sangat lincah dan rajin bergerak untuk orang dengan tinggi 205 cm. Dia juga memiliki jangkauan tangan yang sangat panjang,” imbuh sosok yang kini berusia 52 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *