Lawan Wilder, Ini Saran Pakar Tinju Ini Untuk Joshua

Lawan Wilder, Ini Saran Pakar Tinju Ini Untuk Joshua

Berita Tinju: Pelatih tinju veteran yang juga analis ESPN, Teddy Atlas, meyakini juara kelas berat IBF, IBO, WBA, dan WBO Anthony Joshua (21-0, 20 KO) seharusnya menunggu sedikit lebih lama lagi untuk bertarung melawan juara WBC, Deontay Wilder (40-0, 39 KO), dalam pertarungan unifikasi.

Beberapa tahun lalu, Atlas menangani Alexander Povetkin dari Russia dan dikenal karena nasihatnya yang menyarankan petinju Rusia itu untuk menunda pertarungan wajib melawan Wladimir Klitschko.

Povetkin akhirnya menghadapi Klitschko pada 2013, dan berhasil bangkit setelah beberapa kali terjungkal dan menyelesaikan pertarungan 12 ronde. Inilah satu-satunya kekalahan yang dialami Povetkin, sepanjang kariernya.

Ironisnya, Povetkin saat ini adalah penantang yang harus dihadapi oleh Joshua untuk mempertahankan sabuk WBA dan WBO.

Menurut Atlas, Joshua sebaiknya bertarung dulu dengan beberapa lawan yang lain dan menghasilkan banyak uang. Dia menyatakan, saat ini tak ada alasan kuat bagi Joshua untuk menghadapi lawan yang sangat berbahaya seperti Wilder.

Joshua saat ini dianggap sebagai bintang terbesar dalam olahraga tinju dengan banyaknya penonton yang menyaksikan setiap dia berlaga. Saat mengalahkan Klitschko pada April 2017 lalu di Stadion Wembley, London, pertarungannya disaksikan 90.000 penonton.

“Wilder bisa melakukan satu hal yang pasti. Dia bisa memukul seperti senapan. Jadi mengapa Anda ambil risiko jika bisa bertarung dengan yang lain. Orang-orang di sekitar Joshua seharusnya ditahan jika mendorongya untuk berhadapan dengan Wilder,” ujar Atlas kepada Sirius XM’s Boxing Radio Show.

“Saat ini, mereka bisa memperoleh uang dengan menghadapi petinju lain. Mungkin setelah satu atau dua tahun laga ini (Joshua vs Wilder) bakal kian besar gaungnya. Barulah Anda bisa naik ring dan mengambil risiko,” ungkapnya.

Kedua kubu (Joshua dan Wilder) tengah bernegosiasi untuk mewujudkan pertarungan unifikasi ini. Wilder sudah mengajukan uang jaminan 50 juta dolar agar Joshua mau bertarung di AS. Namun kata sepakat masih belum tercapai.

Kalaupun negosiasi tak mencapai kata sepakat, Povetkin sudah siap menjadi lawan bagi Joshua dalam pertarungan berikutnya. Sementara Wilder kemungkinan akan bertemu petinju yang berada di urutan pertama daftar penantang WBC, Dominic Breazeale.