Kembali Beraksi, Eks Juara Dunia Judah Menang Telak Atas Rincon

Kembali Beraksi, Eks Juara Dunia Judah Menang Telak Atas Rincon

Berita Tinju: Mantan juara dunia tinju dua kelas berbeda, Zab Judah (44-9, 30 Ko), kembali beraksi dari jeda setahun dan menorehkan kemenangan dengan angka mutlak atas petinju Meksiko, Noel Mejia Rincon (21-14-1, 12 KO).

Dalam laga di Grey Eagle Resort and Casino di Calgary, Alberta, Kanada ini ketiga juri menyatakan Judah unggul dengan nilai 99-91 in favor of Judah. Petinju yang telah berusia 40 tahun ini memang tampil dominan sepanjang laga.

Pertarungan dimulai dengan lambat. Judah tampak hati-hati dalam ronde awal menghadapi Rincon. Memasuki babak kedua Judah mulai melancarkan serangan dengan tangan kirinya dan memaksa Rincon bertahan.

Petinju Meksiko itu terlihat mengalami kesulitan menghadapi kecepatan Judah. Sebuah pukulan di bagian bawah tubuh sempat memaksa Judah terduduk di atas lututnya.

Judah kemudian bangkat dan menyelesaikan ronde ini dengan lontaran jab dan pukulan akurat yang mencecar pertahanan Rincon.

Pada ronde keenam Judah terlihat membuat Rincon terluka dengan serangkaian pukulan ke arah badannya. Ronde berikutnya pun Judah benar-benar mendominasi laga dan banyak yang mengira dia akan menyelesaikan laga dengan KO. Namun Rincon ternyata mampu menjaga jarak sehingga Judah hanya mampu menang angka.

Ini merupakan laga pertama kali Judah sejak menang dalam ronde kedua atas Jorge Luis Munguia, Januari 2017 lalu di Trenton, New Jersey.

Ini akan menjadi pertarungan kedua setelah kalah dalam laga 12 ronde saat melawan Paulie Malignaggi pada Desember 2013. Sebelumnya, pada tahun yang sama, Judah juga kalah setelah bertarung 12 ronde ketika menghadapi Danny Garcia.

Menjelang laga melawan Rincon, Judah memang berkata tak meremehkan kemampuan lawannya. Dia bahkan berupaya mempersiapkan diri seolah lawannya adalah petinju tangguh seperti Floyd Mayweather.

“Saya memiliki latar belakang beladiri dan kami berpikir orang yang ketakutan adalah orang yang berbahaya. Jadi saya tak akan menganggap orang ini sebagai lawan yang bakal dengan mudah saya kalahkan,” kata Judah kepada Calgary Herald.

“Persiapan saya untuk menghadapinya seolah saya akan melawan Floyd Mayweather atau Manny Pacquaio … Anda tahu yang saya maksud? Saya akan menganggapnya sebagai petinju tangguh,” kata Judah lagi.

“Dalam persiapan dan latihan saya, saya bekerja keras seolah saya akan menghadapi pertarungan akbar,” imbuhnya.

“Saya tak tahu apa bagaimana dia mempersiapkan diri. Mungkin saja selama ini dia berlatih di pegunungan di Meksiko dengan tekad besar menghabisi saya. Namun yang jelas saya harus mempersiapkan diri untuk pertandingan besar,” kata Judah lagi.