Kejutan Dan Kontroversial! Manny Pacquiao Kalah Angka Mutlak Dari Jeff Horn

Kejutan Dan Kontroversial! Manny Pacquiao Kalah Angka Mutlak Dari Jeff Horn

Berita Tinju: Kejutan nan kontroversial. Begitulah gambaran yang tepat ketika Manny Pacquiao dinyatakan kalah angka mutlak dari penantang Jeff Horn dalam duel sengit di Stadion Suncorp, Brisbane, Australia, Minggu (2/6). Dia pun harus rela kehilangan sabuk kelas welter WBO miliknya.

Dalam pertarungan 12 ronde yang disaksikan sekitar 50 ribu penonton, ketiga hakim secara mengejutkan memberikan skor kemenangan untuk petinju tuan rumah, yakni 117-111, 115-113 dan 115-113. Padahal banyak pengamat yang memberikan kemenangan untuk Pacquiao.

Contohnya saja wartawan senior ESPN.com Dan Rafael yang memberikan skor 117-111 untuk petinju Filipina itu. Begitu pula analisis ESPN Teddy Atlas, yang pernah melatih Mike Tyson, memberikan kemenangan 116-111 kepada petinju berusia 38 tahun tersebut.

Selain itu, situs SportingNews mencatat skor 115-112 untuk Pacquiao. Skor yang sama diberikan situs Forbes.com. Sementara The Guardian juga memenangkan Pacquiao dengan skor 117-111.

Sementara CompuBox mencatat Pacquiao mendaratkan lebih banyak pukulan daripada Horn dalam 11 dari 12 ronde. Dari 573 pukulan yang dia lontarkan, Pacquaio mendaratkan 182 pukulan (32%). Sementara dari 625 pukulan yang dilepaskan Horn, hanya 92 yang mendarat (15%).

Tidak hanya itu, Pacquaio juga unggul dalam mendaratkan pukulan jab, yakni 59 berbanding 19, dengan tingkat akurasi yang tinggi pula (31% banding 17%). Dalam hal pukulan keras pun lagi-lagi Pacquiao unggul, 123 banding 73, dengan tingkat akurasi 32% berbanding 17%.

Toh ketiga hakim memutuskan Horn, petinju tak terkenal asal Australia, sebagai pemenang. Ini gelar juara dunia pertama bagi petinju berusia 29 tahun itu, dan diraihnya dalam pertarungan perebutan gelar pertamanya pula. Kini, rekor tidak terkalahkannya semakin mentereng, 17 kali menang dan hanya sekali seri.

Sama sekali tidak diunggulkan alias menjadi underdog, bahkan diprediksi akan di-KO, Horn harus menerima ‘hukuman’ luar biasa dari sang juara bertahan di sepanjang pertarungan, terutama di ronde sembilan. Dia menerima begitu banyak pukulan di ronde itu sampai-sampai wasit nyaris menghentikan duel saat jeda ronde. Wajahnya babak-belur penuh darah.

Sejak ronde pertama, Horn memutuskan langsung bertarung agresif, mengejar Pacquaio dan sempat mendesak lawannya itu ke tali ring dan membombardir dengan pukulan kombinasi. Horn bahkan sempat memukul keluar pelindung gigi yang Pacquiao kenakan.

Di ronde kedua, Horn tidak berhenti bergerak dan agaknya membuat Pacquiao sedikit kurang nyaman. Toh dia masih mampu melepaskan pukulan dari sudut-sudut yang tidak terduga. Di ronde ketiga, pacquiao hanya tersenyum saat Horn memukul pipi kanannya. Horn mengalami luka di pelipis kanan.

Di ronde ketujuh, wajah Pacquiao mulai bersimbah darah dan diperiksa lagi oleh dokter ring. Sialnya, sang juara bertahan kemudian kembali mengalami luka sobek akibat benturan kepala. Di ronde kedelapan, Pacquiao mendaratkan pukulan dan Horn terjatuh oleh dorongan Pacquiao. Wasit menyebutnya ‘terpeleset’.

Di ronde kesembilan, Pacquiao menghujani lawannya dengan pukulan. Pukulan demi pukulan mendarat bersih di kepala Horn. Dia nampak lelah dan sepertinya akan dipukul jatuh. Wajahnya pun sudah penuh oleh darah. Ajaibnya, Horn bisa bertahan sampai bel ronde berbunyi.

Sebelum ronde ke-10, wasit Mark Nelson berkaya kepada Horn bahwa dia akan memberikan kesempatan satu ronde lagi kepadanya. “Kamu harus menunjukkan sesuatu kepada saya.” Horn pun menjawab dengan tampil lebih baik, sementara Pacquiao juga tidak banyak memukul, mungkin karena sedikit kelelahan.

Di ronde ke-11, tiba-tiba Horn nampak lebih segar daripada ronde-ronde sebelum itu. Pac sempat memukul dagunya dengan pukulan kiri sangat keras, namun Horn tak bergeming. Di ronde ke-12, Pacquiao dan Horn saling jual-beli pukulan, namun tidak ada yang benar-benar mengena.

Begitu dinyatakan sebagai pemenang, Horn menantang Floyd Mayweather dengan mengolok-olok usianya, namun dia mengatakan akan memberikan kesempatan duel ulang kepada Pacquiao. Pacquiao pun menyanggupinya dan berkata akan kembali ke Australia untuk ‘rematch’ tersebut.