Kalahkan Kiryl Relikh, Ricky Burns Pertahankan Gelar Super Ringan WBA

Kalahkan Kiryl Relikh, Ricky Burns Pertahankan Gelar Super Ringan WBA

Berita Tinju: Meski harus bersusah-payah, Ricky Burns sukses mempertahankan gelar super ringan WBA miliknya setelah meraih kemenangan angka mutlak atas Kiryl Relikh, Jumat (7/10) di SSE Hydro, Glasgow, Skotlandia. Kemenangan itu pun membuka kesempatannya menghadapi Adrien Broner.

Burns yang bertarung di hadapan pendukungnya sendiri itu harus menghadapi tekanan bertubi-tubi di awal dan akhir pertarungan dari penantangnya dari Belarusia. Namun, petinju 33 tahun itu dianggap lebih unggul oleh ketiga hakim yang memberinya skor 118-110, 116-112 dan 116-112.

Burns menggunakan keterampilan tinjunya untuk menghindari ajakan Relikh yang ingin bertarung sengit dalam jarak dekat. “Dia melukai saya di ronde kedua dan dia benar-benar bisa memukul keras,” ujarnya. “Tapi saya tetap konsisten pada rencana bertarung saya dan tidak terpancing adu pukul, dan saya menang.”

Dengan setengah menyindir, Relikh menyebut sang juara bertahan terus lari darinya. “Itulah masalahnya, pertarungannya menjadi seperti petak umpet,” tandas petinju 26 tahun yang harus menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya.

Relikh (21-1, 19 KO) mengawali pertarungan dengan baik dan membuat bingung Burns yang terus dalam posisi terdesak di dua ronde awal. Tidak sia-sia pula dia sengaja berlatih di Manchester untuk duel ini dengan pelatih dan mantan juara dunia, Ricky Hatton.

Relikh terus memacu kecepatan bertarung di ronde kedua dan mendaratkan beberapa hook di akhir ronde. Namun di tiga ronde berikutnya, Burns mampu meredam serangan agresif penantangnya dan balik menyerang, beberapa kali mendaratkan pukulan keras.

Burns semakin di atas angin di ronde delapan, mengombinasikan pukulan akurat dan pertahanan solid yang membuat Relikh frustrasi. Namun pertarungan balik memihak sang penantang. Di ronde 10, Burns kesakitan akibat pukulan-pukulan Relikh ke badannya.

Di ronde 11, kedua petinju terlibat dalam adu pukul sengit, namun Burns seperti kelelahan saat bel akhir ronde berbunyi. Di ronde terakhir, Relikh menekan lagi. Burns coba meredam dengan jab. Saat bel akhir berbunyi, Burns tersungkur ke kanvas, tapi wasit Howard Foster tidak menganggap sebagai “knockdown”.

Meski menerima kekalahan anak asuhnya, Hatton mengaku terkejut dengan selisih skor yang begitu jauh. “Saya menatap pada teman-teman saya, Johnny Nelson dan Paul Smith (komentator di sisi ring untuk Sky Sports) dan mereka berdua mengatakan mereka mencatat skot seri, dan mungkin itu benar.”

Yang jelas, Burns membuka kesempatan melakukan duel bernilai uang besar dengan juara dunia empat kelas, Broner. Sebelumnya, gelar WBA milik Burns disandang Broner, namun dicopot karena gagal memenuhi syarat berat badan untuk pertarungan menghadapi Ashley Theophane pada April silam.

Petinju Amerika itu sempat berjanji untuk menonton langsung pertarungan Burns-Relikh, namun batal datang. Toh promotor Eddie Hearn yakin Burns dan Broner bakal bertemu di atas ring. “Ricky 100% ingin menghadapi Broner dan kami akan berupaya mewujudkan pertarungan itu pada Desember nanti,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *