Kalahkan Donaire, Magdaleno Rebut Gelar Bulu Yunior WBO,

Kalahkan Donaire, Magdaleno Rebut Gelar Bulu Yunior WBO,

Berita Tinju: Dalam pertarungan yang diwarnai jual beli pukulan dan sangat menghibur, Jessie Magdaleno secara mengejutkan mengalahkan Nonito Donaire melalui kemenangan angka di Las Vegas, AS, Sabtu (5/11) atau Minggu (6/11) WIB. Gelar bulu yunior WBO milik Donaire pun sukses direbutnya.

Magdaleno yang bertindak sebagai penantang, tak pernah menghadapi lawan yang berkualitas dan tidak pernah bertarung lebih dari delapan ronde. Namun dalam pertarungan di Thomas & Mack Center ini, dia mengungguli Donaire dan unggul mutlak dalam penilaian hakim, 118-110, 116-112 dan 116-112.

Pertarungan tersebut sebenarnya hampir sulit diputuskan pemenangnya. ESPN menilai Donaire menang tipis 115-113. Bahkan banyak yang menyaksikan dari pinggir ring yang menilainya imbang. Tapi para hakim memenangi Magdaleno yang mereka nilai lebih agresif, terutama di ronde-ronde awal.

“Senang rasanya bisa menjadi juara,” kata Magdaleno, yang dalam pertarungan ini dilatih oleh Manny Robles Jr. “Saya tidak bisa memercayai ini sekarang. Saya bekerja sangat keras untuk ini. Saya tidak percaya dapat mengalahkan petarung seperti Donaire. Saya tak bisa mengungkapkannya dalam kata-kata.”

Donaire menyebabkan luka sobek di atas mata kiri Magdaleno setelah keduanya tidak sengaja bertabrakan kepala di ronde keempat. Setelah itu, Magdaleno terus-menerus mengusap matanya. Sementara wajah Donaire juga tidak kalah babak-belur, dengan benjolan besar di bawah mata kirinya.

Partai tambahan jelang duel utama Manny Pacquiao-Jessie Vargas ini berjalan dengan seru. Senjata terbaik Magdaleno adalah tangan kanannya, yang kerap menemui sasaran. Sebaliknya Donaire lebih banyak bertahan dan kesulitan mendaratkan pukulannya.

Magdaleno (24-0, 17 KO) mendominasi ronde sembilan saat mencecar Donaire dengan pukulan beruntun di menit terakhir. Beberapa pukulan petinju 24 tahun asal Las Vegas tak mampu dijawab oleh Donaire. Namun masuk ronde 10, justru Donaire (37-4, 24 KO) yang balik mendominasi.

Di ronde 11, petinju Filipina berusia 33 tahun yang menetap di Las Vegas itu sempat melukai Magdaleno dengan pukulan kanan. Tak urung penonton yang sebagian besar diisi orang-orang Filipina pun meneriakkan “Nonito! Nonito!”. Donaire pun menutup ronde tersebut dengan pukulan kanan yang keras.

Donaire yang memenangi gelar juara dunia di empat jelas (lima kelas, jika sabuk interim juga dihitung) dan coba mempertahankan gelar kelas terbang keduanya, menutup pertarungan dengan mantap. Sejumlah pukulan kanannya menghujani Magdaleno yang kelelahan di menit-menit akhir. Penonton pun menggila.

Namun, ternyata itu tidak cukup setelah dia dinyatakan kalah angka. “Saya jelas-jelas memenangi pertarungan itu,” kata Donaire yang dilatih kali pertama oleh Ismael Salas. “Saya merasa saya menguasai paruh kedua pertarungan. Kalah tak pernah terlintas dalam benak saya. Ini sulit dipercaya.”

Menurut statistik pukulan CompuBox, Magdaleno mendaratkan 154 dari 500 pukulannya (32%), sementara Donaire mendaratkan 132 dari 404 pukulannya (33%).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *