Jurgen Brahmer Mundur, Nathan Cleverly Rebut Gelar Berat Ringan WBA

Jurgen Brahmer Mundur, Nathan Cleverly Rebut Gelar Berat Ringan WBA

Berita Tinju: Nathan Cleverly akhirnya menggapai mimpinya meraih gelar juara dunia kedua. Petinju Wales berusia 29 tahun itu sukses menang TKO pada ronde ke-7 atas juara bertahan kelas berat ringan WBA Jurgen Brahmer, Sabtu (1/10), di Neubrandenburg, Jerman.

Tujuh tahun tak terkalahkan, Brahmer akhirnya harus melepas gelar yang disandangnya akibat siku kanan yang terkilir. Petinju veteran asal Jerman itu tidak sanggup meneruskan pertarungan sehingga Cleverly dinyatakan sebagai pemenang.

Ini gelar juara dunia kedua bagi Cleverly yang pernah memegang gelar berat ringan WBO. Sayang titel itu berpindah tangan pada 2013 setelah Sergey Kovalev memberinya kekalahan pro pertamanya. Namun kali ini, versus Brahme, Cleverly tampil jauh lebih baik ketimbang saat itu.

Menghadapi Brahme yang 8 tahun lebih tua, Cleverly mengajak lawannya itu untuk bertarung agresif. Padahal itu bukan ciri bertarung Brahme yang menempati peringkat ke-5 kelas 175 pound oleh Majalah The Ring. Tak heran pertarungan pun berlangsung seru.

Namun perlahan tapi pasti, Brahme yang menang pengalaman, mulai bisa membaca gaya permainan Cleverley. Sayangnya, secara tak terduga, usai ronde keenam, sang juara bertahan memilih tidak melanjutkan duel akibat cedera yang tidak dia sangka.

Brahme masij memiliki peluang untuk kembali merebut gelar itu karena ada klausal pertarungan ulang dalam kontrak. Cleverly (30-3, 16 KO) dengan senang hati melakukannya lagi. “Jika dia memang ingin ada pertarungan ulang, kami akan melakukannya,” ujarnya.

Duel Cleverley-Brahmer ini sebenarnya pertarungan yang tertunda selama lima tahun. Pada 2011, keduanya dijadwalkan bertarung, namun kemudian batal karena Brahmer menarik diri akibat cedera mata. Gelar berat ringan WBO miliknya dicabut dan menjadi milik Cleverly, juara interim.

Setelah itu, Cleverly empat kali mempertahankan gelar itu sebelum kalah dari Kovalev. Delapan bulan kemudian, dia merebut gelar kelas penjelajah Inter-Kontinental WBA. Coba mengincar gelar kelas penjelajah WBO, tapi kalah angka dari Tony Bellew.

Cleverly kembali ke kelas berat ringan dan sukses menang KO atas Tomas Man. Rencana pertarungan melawan Brahmer sempat mengemuka tahun lalu. Tapi dia lebih memilih Andrzej Fonfara untuk memperebutkan gelar berat ringan WBC internasional. Tapi Cleverly malah kalah angka.

Kini, dia tidak lagi menghindari Brahmer dan seperti katanya, “Siap untuk bab kedua dalam karier saya.” Dan dia membuka lembaran baru tersebut dengan menjadi jawara baru kelas berat ringan WBA. Jika Brahmer ingin gelarnya itu kembali, dia harus melakukannya di luar Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *