Julio Cesar Chavez Jr Ingin Kembali Naik Ring

Julio Cesar Chavez Jr Ingin Kembali Naik Ring

Berita Tinju: Mantan juara dunia kelas menengah Julio Cesar Chavez Jr (50-3-1, 32 KO) bertekad untuk bangkit dan kembali menekuni tinju profesional. Dia ingin mendapat kesempatan setidaknya satu atau dua pertarungan lagi untuk menunjukkan kemampuannya.

Putra legenda hidup tinju Meksiko Julio Cesar Chavez ini tak pernah lagi naik ring sejak Mei 2017 lalu. Dalam pertarungan terakhirnya itu dia kalah telak dalam laga 12 ronde melawan pesaingnya asal Meksiko, Canelo Alvarez, di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Laga di kelas 164,5 pound menjadi pencapaian terendah Chavez sejak 2012. Dia mengalami penurunan bobot tubuh yang drastis dan benar-benar menjadi pecundang dalam laga itu. Chavez tampil seperti orang mati yang tak memiliki energi.

Kini Chavez telah berusia 32 tahun. Namun dia bertekad untuk bekerja keras dan dan kembali naik ring pada tahun 2018 ini.

Menurutnya, soal bobot, lama tak aktif serta cedera menjelang laga menjadi penyebab kegagalannya pada pertarungan terakhirnya. “(Setelah kekalahan melawan Canelo) saya kehilangan gairah bertinju. Itu saya rasakan selama beberapa bulan,” katanya.

“Sampai sekitar lima bulan lalu saya memutuskan untuk kembali bertinju dan bertarung di kelas bobot saya,” paparnya.

“Saya ingin mendapat kesempatan satu atau dua pertarungan lagi untuk menunjukkan kemampuan terbaik saya. Saya rasa saya memiliki sesuatu yang bisa saya berikan dalam tinju namun saya belum melakukannya dengan benar. Saya belum mengambil keputusan yang tepat,” kata Chavez Jr kepada ESPN Deportes.

“Ada banyak faktor namun yang utama dua hal, bobot, dan denda (1 juta dolar dari tiap pound kelebihan berat badan dari maksimal 164,5 pound). Urusan bobot ini sangat memengaruhi saya secara mental,” paparnya.

“Saya juga lama tidak aktif karena baru saja pulih dari cedera retak tulang tangan dan ini sangat memengaruhi saya. Hal itu berpengaruh pada 60-70 persen dari apa yang terjadi dalam pertarungan. Selain itu juga gaya bertinju karena dia petinju yang lebih pendek daripada saya,” imbuh Chavez Jr.

“Dia petinju yang aktif di ring dan dia bukan petarung yang buruk. Dengan semua kombinasi berbagai hal ini, saya menghadapi hal yang tak saya sangka. Namun menurut saya faktor utamanya adalah soal bobot tubuh saya,”paparnya.

“Saya merasa layak mendapat kesempatan kedua untuk menunjukkan kemampuan saya. Jadi orang-orang tidak mengatakan bahwa putra Chavez atau Julio Cesar Chavez Jr sebenarnya memiliki kualitas bagus, namun tak memaksimalkan kualitas dan kesempatan yang dimilikinya. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk orang-orang. Saya berutang hal ini kepada publik,” ungkapnya.