Joshua Vs Povetkin Digelar 22 September Di Wembley

Joshua Vs Povetkin Digelar 22 September Di Wembley

Berita Tinju: Anthony Joshua (21-0, 20 KO) dipastikan akan kembali bertarung tahun ini. Petinju asal Inggris ini akan mempertahankan gelar juara dunia kelas berat versi World Boxing Association (WBA) melawan Alexander Povetkin pada 22 September mendatang di Stadion Wembley, London.

“Saya tak sabar kembali naik ring,” kata Joshua kepada pers saat pengumuman resmi soal pertarungan itu, Senin (16/7).

“Akhir Maret kini serasa sudah sangat lampau. Povetkin lawan serius dan saya akan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Dia penantang yang serius. Hanya orang bodoh yang meremehkan kemampuannya,” kata Joshua lagi.

Dalam pertarungan terakhirnya, petinju berusia 28 tahun itu menundukkan Joseph Parker (24-1, 18 KO) dari Selandia Baru dengan kemenangan angka telak dalam laga di Cardiff, Wales, 31 Maret lalu. Kemenangan atas Parker ini mengantar Joshua menambah sabuk juara WBO ke dalam koleksinya. Sebelumnya, dia juga menyandang sabuk IBF, IBO, dan WBA

“Namun dalam 10 pekan mendatang akan intens baik secara fisik maupun mental. Saya akan paksa diri saya untuk mencapai titik tertentu untuk memastikan saya berada dalam kondisi puncak dalam malam hebat dalam tinju Inggris di Stadion Wembley pada 22 September.”

Sementara Povetkin yang kini berusia 38 tahun adalah mantan juara dunia kelas berat WBA. Dalam laga terakhir yang dijalaninya, dia berhasil menghentikan petinju Inggris David Price (22-5, 18 KO) pada ronde kelima. Laga petinju Rusia ini melawan Price digelar sebagai partai tambahan laga Joshua-Parker.

WBA memerintahkan Eddie Hearn, promotor Joshua serta promotor Povetkin Andrey Ryabinskiy, untuk menyelesaikan kesepakatan pertarungan ini pada Juni lalu. Ini karena negoasiasi rencana pertarungan Joshua dengan juara kelas berat WBC Dentay Wilder (40-0, 39 KO) tidak juga menemui kata sepakat.

“Pertarungan memperebutkan gelar juara dunia selalu menjadi target saya,” kata Povetkin (34-1, 24 KO).

“Saya telah berjuang untuk bisa mendapat momen menghadapi petinju paling tangguh di dunia dan pada 22 September saya mendapat kesempatan itu,” ujar Povetkin.

“Anthony Joshua memiliki empat sabuk dan saya ingin semuanya. Saya senang pertarungan kami akhirnya bisa terselenggara. Pertemuan dua juara Olimpiade di ring tentunya akan menjadi event yang mendebarkan.”

Sepanjang kariernya, Povetkin hanya menelan sekali kekalahan. Itu terjadi saay dia kalah angka telak melawan Wladimir Klitschko (64-5, 53 KO) yang saat itu menyandang gelar juara dunia pada Oktober 2013 di Moscow. Dalam dua tahun terakhir, Povetkin dua kali terbukti menggunakan obat-obatan terlarang untuk meningkatkan performa.