Joshua Siap Matikan Povetkin Di Ronde Awal

Joshua Siap Matikan Povetkin Di Ronde Awal

Berita Tinju: Seusai menyelesaikan latihan Rabu (19/9) lalu di London, Joshua menyatakan dirinya harus “mematikan” Povetkin di ronde awal dalam pertarungan yang rencananya digelar 12 ronde di Stadion Wembley, Sabtu (22/9) atau Minggu dini hari WIB.

Jika bintang tinju Inggris itu bisa melakukannya dan bisa mencegah Povetkin mendapatkan kepercayaan diri dengan menahan serangannya, Joshua (21-0, 20 KO) yakin dia bisa menjadi orang pertama yang bisa memukul KO Povetkin (34-1, 24 KO).

Bahkan Wladimir Klitschko, yang sempat empat kali menjatuhkan Povetkin dalam laga 5 Oktober 2015 lalu, gagal menang KO atas mantan juara WBA itu. Klitschko (64-5, 53 KO) hanya bisa meraih kemenangan angka telak setelah bertarung 12 ronde dalam laga unifikasi lima tahun silan di Moskwa. “Saya berharap bisa menghentikannya pada ronde kedelapan,” kata Joshua.

Meski diunggulkan, Joshua tetap mempersiapkan diri menjalani laga yang sulit. Usia Povetkin memang sudah 39 tahun namun dia adalah petinju berpengalaman dan memiliki pukulan keras. Dia juga jauh lebih kecil dibanding Joshua namun tetap berbahaya bagi Joshua yang ingin mempertahankan gelarnya.

“Saya fokus,” katanya. “Saya datang ke ring sekarang ini dengan keinginan kuat dan hati yang luas. Saya latih tanding, saya terus-menerus menguji diri saya sendiri,” ungkapnya.

“Para pelatih saya heran dengan yang saya lakukan saat latih tanding. Jadi kadang saya meminta mereka memukul saya karena saya tahu bagaimana melontarkan pukulan,” paparnya.

“Saya tahu bagaimana bertarung namun pertanyaannya apa yang saya lakukan jika pukulan itu berbalik,” paparnya.

Jadi melawan Povetkin saya sangat fokus namun saya juga fokus dan siap jika harus mendapat pukulan dan tak masalah jika harus mengalami lebam di mata dan hidung patah,” katanya.

Povetkin sendiri mengaku sangat siap melawan Joshua. Usianya yang jauh lebih tua juga tak masalah. “Meski saya berusia 39 tahun namun saya merasa seperti 25 tahun,” kata Povetkin.

“Ini laga yang sangat penting bagi saya, dan tentu saja, ini salah satu peluang terakhir saya untuk memberi pengaruh dan saya akan melakukannya,” kata Povetkin.