Joshua Akui Tyson Fury Bisa Sangat Menyulitkan

Joshua Akui Tyson Fury Bisa Sangat Menyulitkan

Berita Tinju: Pertarungan terbesar dalam tinju di Inggris adalah jika juara kelas berat IBF, IBO, WBA Anthony Joshua (20-0, 20 KO) melawan mantan penyandang sabuk unifikasi Tyson Fury (25-0, 18 KO). Pertarungan dua petinju papan atas Inggris ini bisa terjadi pada 2018 mendatang.

Fury membuat pencinta tinju dunia terkejut ketika berhasil menundukkan Wladimir Klitschko dan berhasil menyabet gelar juara dunia kelas berat WBO, IBF, WBA, IBO pada November 2015.

Namun sejak itu dia tak pernah bertarung lagi. Tahun lalu lebih sering dihabiskannya untuk mengatasi depresi dan penyalahgunaan obat-obatan. Lisensi bertinjunya dicabut demikian juga gelar juara dunia tinju yang disandangnya.

Setelah Fury redup, Joshua justru naik dan masuk dalam jajaran petinju kelas berat top dunia serta menyabet tiga gelar juara kelas berat yang kini disandangnya. Joshua benar-benar membuktikan dirinya pantas disebut salah satu raja kelas berat ketika berhasil menghentikan perlawanan Klitschko di hadapan 90.000 penonton di Stadion Wembley, London, Inggris.

Fury sendiri saat ini tengah berupaya untuk kembali naik ring dan menjadikan Joshua sebagai salah satu targetnya tahun depan.

Bulan depan, Dewan Pengawas Tinju Inggris akan mengadakan pertemuan untuk memutuskan soal permintaan Fury mendapatkan kembali lisensi bertinjunya.

Sementara Joshua mencanangkan untuk melakukan dua laga unifikasi yakni melawna juara WBO Joseph Parker dan raja kelas berat WBC Deontay Wilder pada 2018 . Namun Joshua mengakui dirinya bisa saja melawan Fury tahun depan.

Dia juga menyatakan laga melawan Fury justri bisa jadi akan menjadi tantangan tersulit dibanding melawan Parker atau Wilder. Pasalnya, petinju Inggris itu punya gaya bertinju yang aneh dan tak terduga.

“Saya hanya berpikir dia itu memiliki pikiran dan gaya yang aneh. Tak bisa diprediksi. Anda benar-benar tidak tahu,” ungkapnya.

“Dia tak memiliki satu gaya yang signifikan. Dia bisa saya terus mengelilingi ring dan mencoba mencuri kemenangan. Dia mungkin hanya melontarkan jab sepanjang pertarungan,” kata Joshua kepada New Zealand Herald.

“Saya melihatnya bertarung melawan petinju seperti John McDermott beberapa tahun lalu saat dia hanya mencoba melontarkan pukulan saja. Sementara melawan Steve Cunningham, dia mencoba bertarung dan dia terlihat lebih rapuh,” papar Joshua.

“Jadi saya tak tahu apa gaya yang akan dikeluarkan Fury namun yang jelas dia bagus karena bisa mengombinasikan semua gaya. Dia ahli dalam jual-beli pukulan,” imbuh Joshua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *