Joseph Parker, Andy Ruiz Jr Akan Perebutkan Gelar Kelas Berat WBO

Joseph Parker, Andy Ruiz Jr Akan Perebutkan Gelar Kelas Berat WBO

Berita Tinju: Dua petinju kelas berat, Joseph Parker and Andy Ruiz Jr, diperintahkan untuk bertarung memperebutkan gelar WBO yang kosong. Hal ini diputuskan dalam pertemuan tahunan WBO di San Juan, Puerto Riko. Parker dan Ruiz akan berduel pada 10 Desember di Auckland, Selandia Baru.

Parker dan Ruiz akan saling adu jotos untuk mendapatkan salah satu sabuk yang dilepas oleh Tyson Fury, yang memilih melepaskan gelar tersebut awal bulan ini karena ingin sembuh dari pengaruh kokain dan alkohol, plus masalah kesehatan mental yang membuatnya mundur dari duel ulang versus Wladimir Klitschko.

Parker menempati penantang nomor satu, sementara Ruiz duduk di posisi ketiga. Klitschko sebenarnya menempati peringkat kedua, namun dia lebih memilih untuk bertarung memperebutkan gelar WBA yang juga kosong. Atau menghadapi juara bertahan IBF, Anthony Joshua.

Klitschko dan Joshua sebenarnya berharap WBO merestui pertarungan mereka dengan mempertaruhkan gelar. Namun WBO punya ide lain, mempertemukan empat petinju dalam turnamen eliminasi. Tapi, dalam konvensi tahunan, WBO akhirnya memutuskan menunjuk Parker atau Ruiz sebagai calon pemiliknya.

Promotor Top Ring Bob Arum dan Presiden WBO Paco Valcarcel telah bertemu di Los Angeles pekan lalu. Mereka sepakat menggelar petarungan di Selandia Baru, negara asal Parker, karena di sana menjamin pemasukan paling maksimal. Arum pun menjamin tersedianya wasit dan hakim yang netral.

Arum sendiri menilai Andy punya potensi menang, meski tampil di kandang lawan. “Dia (Ruiz) ternyata pernah menjadi mitra tanding Parker dan mampu meladeninya,” kata Arum. “Parker punya pukulan keras, namun tidak cepat. Padahal Ruiz petinju kelas berat yang bertarung sangat cepat.”

Ketika Arum dan Lonergan mulai merundingkan pertarungan itu, Arum ingin duel digeser ke Januari karena 10 Desember berbenturan dengan jadwal Abel Sanchez, pelatih Ruiz. Pada tanggal itu, Sanchez akan mendampingi juara kelas menengah Gennady Golovin menghadapi Daniel Jacobs.

Namun, ketika negoasiasi pertarungan Golovin dan Jacobs urung mencapai kata sepakat tepat waktu, mereka putuskan batal bertarung pada 10 Desember dan mengesernya ke awal tahun depan. Dengan demikian, Sanchez pun dapat melatih Ruiz untuk pertarungan pada 10 Desember.

Parker (21-0, 18 KO) sebenarnya juga menjadi penantang wajib bagi Joshua, namun lebih memilih sabuk WBO. Apalagi pertarungan perebutan gelarnya diadakan di negaranya. Ruiz juga dianggap sebagai lawan yang lebih mudah daripada Joshua.

Parker mengalahkan dua penantang cukup kuat dalam tiga pertarungan terakhirnya: menang angka mutlak atas Carlos Takam pada Mei lalu dan kemenangan KO di ronde ketiga dalam duel yang secara mengejutkan tak berimbang versus Alexander Dimitrenko pada 1 Oktober.

Sementara, catatan bertarung Ruiz (29-0, 19 KO) tak secemerlang Parker. Dalam duel terakhirnya, dia menang angka versus petinju kacangan Franklin Lawrence pada 10 September. Beberapa kemenangan pentingnya adalah menang KO di ronde keempat atas Ray Austin dan menang angka atas Sergey Liakhovich. Tapi keduanya tidak lagi dalam masa kejayaannya.

Jika Ruiz mengalahkan Parker, dia akan menjadi petinju Meksiko pertama yang menjadi juara dunia kelas berat. “Jika keluar sebagai pemenang, Ruiz akan jadi petinju yang sangat berharga,” kata Arum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *