Jika Tak Jadi Lawan Wilder, Joshua Siap Bertemu Fury

Jika Tak Jadi Lawan Wilder, Joshua Siap Bertemu Fury

Juara dunia tinju kelas berat WBA, IBF, WBO, dan IBO, Anthony Joshua menegaskan jika tak jadi melawan juara WBC, Deontay Wilder dia dengan senang hati akan meladeni tantangan Tyson Fury yang pernah menundukkan Wladimir Klitschko.

Joshua dijadwalkan bertemu Alexander Povetkin pada 22 September mendatang di Stadion Wembley. Setelah itu dia bersiap untuk menghadapi Wilder pada 13 April 2019. Namun jika Joshua mampu menundukkan Povetkin dan laga melawan Wilder tak jadi terlaksana, Joshua mengaku siap menghadapi Tyson Fury dalam laga akbar domestik di Inggris.

Joshua membicarakan soal kemungkinan laga melawan Fury dalam artikel yang diterbitkan tabloid The Sun edisi Minggu (23/7). “Tak ada yang bisa mencegah Fury naik ke atas ring,” kata Joshua.

“Jika laga melawan Deontay Wilder tak terlaksana, saya dengan gembira akan melawan Fury.” Dengan tinggi 198 cm dan berat 115,2 kg, Joshua (21-0, 20 KOs) menyatakan ingin melawan Fury dalam kondisi yang lebih baik dibanding saat ini saat keduanya bertemu nanti.

Sementara Fury memiliki tinggi 205 cm dengan bobot 125,2 kg saat menorehlan kemenangan knock-out atas Sefer Sefari pada 9 Juni di Manchester, Inggris. Fury kabarnya sempat mencapai berat 181 kg setelah istirahat panjang setelah menundukkan Wladimir Klitschko pada November 2015.

Kemenangannya atas Sefari (23-2, 21 KO) merupakan laga pertamanya 2,5 tahun setelah mengalahkan Klitschko (64-5, 53 KO) sekaligus menyabet gelar juara IBF, IBO, WBA, WBO di Dusseldorf, Jerman. Rencana tarung ulang melawan Klitschko ditunda dan akhirnya dibatalkan karena Fury harus menjalani perawatan karena kecanduan alkohol, obat-obatan dan depresi.

Pertarungan berikutnya akan dilaksanakan pada 18 Agustus mendatang di Belfast, Irlandia Utara. Fury (26-0, 19 KO) direncanakan bertemu petinju kidal Italia, Francesco Pianeta (35-4-1, 21 KO) dalam laga 10 ronde sebagai partai tambahan partai Carl Frampton-Luke Jackson di Windsor Park.

Petinju berusia 29 tahun itu kabarnya teah mendekati bobot 112 kg atau berat badan yang sama seperti ketika dia menundukkan Klitschko saat melawan Pianeta. “Dia masih memiiki kelebihan bobot 25 kg saat melawan Wladimir Klitschko,” ungkap Joshua.

“Bahkan saat dia sudah mengurangi bobotnya, dia masih kelebihan bobot 25 kg dari bobot terbaiknya,” ujar Joshua. “Saat dia kelebihan dua pound barulah dia berada dalam kondisi ideal. Fury masih jauh dari kondisi itu. Ini terserah kepadanya. Jika dia siap, kami siap,” ujar Joshua.

Joshua juga mempertanyakan metode latihan Fury. “Apa yang dilakukan Fury? Dua kali latihan dalam sehari?” Joshua bertanya. “Saya lebih memilih melakukan dua sesi latihan dalam sehari.

Dia pernah katakan dia berlatih sesi tinju dan sekali sesi lari. Mengapa? Apakah Anda bermaksud menjadi petinju paruh waktu dan pelari paruh waktu?” kata Joshua lagi.

“Saya sarankan, ayolah pergi ke gym. Fokus berlatih di gym. Petinju-petinju terbaik menghabiskan lebih bayak waktu di gym dibanding di tempat lain,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *