Jesus Rojas Rebut Gelar Interim Bulu WBA, Billy Joe Saunders Pertahankan Sabuk Menengah WBO

Jesus Rojas Rebut Gelar Interim Bulu WBA, Billy Joe Saunders Pertahankan Sabuk Menengah WBO

Berita Tinju: Jesus Rojas sukses meng-KO Claudio Marrero di ronde tujuh untuk merebut sabuk interim bulu WBA pada Jumat (15/9) di Margue Ballroom, MGM Grand, Las Vegas. Sementara Billy Joe Saunders tak kesulitan mempertahankan sabuk menengah WBO setelah menang angka atas Willie Monroe Jr, Sabtu (16/9).

Bertarung semalam sebelum duel Canelo Alvarez-Gennady Golovkin, Rojas dan Marrero menampilkan pertarungan yang menggugah penonton. Marreoro yang lebih lincah, menggunakan kecepatan tangannya untuk melontarkan kombinasi cepat. Sementara Rojas merangsek maju dan mendesak lawan ke tali ring.

Strategi menyeruduk Rojas ini ternyata lebih berhasil. Di ronde empat, Rojas mendaratkan pukulan kanan bersih. Namun pertarungan enjadi lebih seru di ronde kelima ketika Rojas melukai Marrero dengan pukulan kanan ke kepala. Keduanya kemudian beradu pukulan dengan sengit di sisa ronde tersebut.

Rojas mendaratkan sejumlah pukulan kanan keras di ronde enam, namun dia kemudian tampak mampu menggoyahkan Marreoro beberapa detik sebelum ronde lima berakhir.

Di ronde tujuh, saat jual-beli pukulan, Rojas (26-1-2, 19 KO) menjatuhkan Marrero dengan hook kiri telak. Marrero (22-2, 16 KO) gagal berdiri dalam hitungan wasit dan duel pun berakhir di 2 menit dan 59 detik ronde itu. Rojas menang meskipun dikomplain dua kali menggigit telinga Marrero.

“Saya sangat gembira dengan gelar baru saya ini,” ungkap Rojas. “Saya sangat bahagia. Bertahun-tahun berkorban dan banyak pertarungan yang direbut dari saya. Saya berjanji kepada ayah kalau saya akan memenangi gelar juara dunia, dan walaupun dia tak lagi bersama kami, saya telah memenuhi janji itu.”

Marrero tampil dalam duel pertamanya mempertahankan gelar interim 126 pound yang dia rebut pada 29 April silam, juga di Las Vegas. Kala itu petinju Republik Dominika 28 tahun itu menang KO spektauler di ronde pertama atas Carlos Zambrano.

Sementara itu Billy Joe Saunders membuka peluang tampil dalam duel unifikasi gelar setelah meraih kemenangan angka atas Willie Monroe Jr di Copper Box Arena, London. Meski tidak tampil spektakuler, tapi sudah cukup memberinya kemenangan skor dari ketiga hakim 117-111, 115-114 dan 117-112.

Sukses kedua dalam mempertahankan gelarnya ini membuka peluang Saunders untuk menghadapi pemegang sabuk WBC, WBA dan IBF Gennady Golovkin yang beberapa jam kemudian meraih hasil seri kontroversial versus Canelo Alvarez di Las Vegas.

Meski penampilannya tidak memberikan peringatan bagi Golovkin, tapi Saunders berhasil mempertahankan gelarnya. Dia juga terbantu oleh penampilan Monroe yang mengecewakan dan kurang ambisius dalam kesempatan keduanya merebut gelar juara dunia.

Dua tahun lalu, dalam usaha pertamanya, dia dihentikan di ronde keenam oleh Golovkin. Kali ini versus Saunders, Monroe, yang tak bertarung selama setahun, gagal memberikan tekanan apa pun terhadap sang juara bertahan. Sebaliknya, Saunders tampil lebih enerjik di ronde-ronde awal.

Petinju Inggris itu sempat mengguncang Monroe dengan pukulan kanan tepat sebelum bel ronde ketiga berakhir. Di ronde empat, Saunders sempat khawatir karena pelipis mata kanannya sobek akibat benturan kepala. Untungnya luka tersebut tidak menjadi parah.

Di ronde kelima, Monroe, yang empat hari sebelumnya memiliki seorang putri di New York, mendaratkan pukulan terbaiknya dalam pertarungan itu, pukulan kiri ke sisi kepala. Namun setelah ronde itu, Monroe sepertinya kehabisan tenaga dan mulai melamban.

Monroe sepertinya hanya menunggu dipukul oleh Saunders, meski sang juara juga gagal mendapatkan ritme pukulan yang bisa menjatuhkan penantangnya. Ronde-ronde terakhir Saunders dengan leluasa memukul, sementara Monroe tidak lagi memberikan perlawanan.

Setelah pertarungan, Saunders menyuruhnya putranya, Stevie, untuk meminta maaf kepada Monroe. Sehari sebelumnya, dalam acara timbang badan, bocah berusia 8 tahun itu memukul bagian vital Monroe, yang hanya ditanggapi petinju AS itu dengan tawa. “Maaf aku memukul kemaluanmu,” kata Stevie.