Jermell Charlo Tak Akan Naik Kelas; Lebih Suka Terpisah Dari Jermall

Jermell Charlo Tak Akan Naik Kelas; Lebih Suka Terpisah Dari Jermall

Berita Tinju: Petinju asal Amerika Serikat, Jermell Charlo, mengaku tak tertarik untuk naik ke kelas menengah (160 pound atau 72,57 kg). Dia mengaku senang tidak berada di kelas yang sama dengan saudara kembarnya, Jermall Charlo.

Juara kelas welter super WBC ini yang belum terkalahkan ini ingin terus membuktikan bahwa dirinya adalah yang terbaik di kelas dengan bobot terberat 154 pound (69,85 kg) ini. Dia pun senang karena kini dia tak berada satu kelas lagi dengan saudara kembarnya yang sejak tahun lalu naik ke kelas menengah.

Jermell Charlo dan Jermall Charlo sama-sama memegang gelar juara kelas 154 pound (kelas welter super) pada 2016. Keduanya kerap dibanding-bandingkan oleh media.

Jermall Charlo menyerahkan gelar juara kelas menengah junior IBF yang disandangnya Februari 2017 lali. Setelah itu dia kemudian menyandang gelar interim kelas menangah WBC yang membuatnya menjadi penantang utama untuk juara kelas 160 pound, Gennady Golovkin.

Sementara Jermell Charlo (30-0, 15 KO) memutuskan untuk bertahan di kelas 154 pound. Laga unifikasi melawan juara IBF, IBO, dan WBA Jarrett Hurd (22-0, 15 KO) sepertinya akan menjad laga Charlo berikutnya jika petinju asal Houston itu bisa mempertahankan gelar WBC yang dimilikinya saat ditantang Austin Trout (31-4, 17 KO). Partai ini akan digelar 9 Juni mendatang di Staples Center, Los Angeles.

“Saya tak akan naik kelas (ke kelas menengah),” kata Jermell Charlo dalam konferensi pers, Rabu lalu.

“Saya ingin ketakan kepada Anda semua. Saya berkonsentrasi di kelas ini. Bobot saya tetap seperti ini. Saya dalam kondisi bagus saat ini,” kata Jermell Charlo.

“Saya menunggu WBC memerintahkan kepada saya untuk penimbangan tujuh hari saya dan saya akan mengejutkan mereka dengan itu. Mereka meminta saya untuk menimbang 30-hari saya dan mereka benar-benar terkejut karenanya. Jadi saya bersemangat,” katanya.

“Saya suka berada di kelas ini sekarang karena kini saya terpisah dari saudara (kembar) saya. Saya tak ingin berada satu kelas apalagi kami sangat mirip. Selama ini selalu ada pertanyaan, ‘Siapa petinju yang lebih bagus? Siapa kembar yang lebih baik?’,” katanya.

“Jika melihat karier kami dan lain-lainnya, maka lawan yang berbeda akan membuat saya bertemu petinju yang berbeda pula. Dan saya akan selalu di sana (kelas welter super) untuk membuktikan diri bahwa saya adalah yang terbaik di kelas ini,” ungkap Jermell Charlo lagi.

Jermell Charlo yang memiliki tinggi 185 cm memulai karier profesionalnya di kelas welter pada Desember 2007. Dia menjadi salah satu petinju eksklusif di kelas welter super sejak Juni 2011.

Sementara Jermall Charlo (27-0, 21 KO), yang bertinggi 187 cm, memulai kariernya di kelas menengah junior pada September 2008. Dia sempat sekali bertanding di kelas welter namun lebih sering bertarung di kelas 154 pound sebelum memutuskan naik ke kelas menengah tahun lalu.