Hughie Fury Menyakini Bisa Mengalahkan Anthony Joshua Di Pertandingan

Hughie Fury Menyakini Bisa Mengalahkan Anthony Joshua Di Pertandingan

Petinju penantang juara kelas berat Hughie Fury (21-1, 11 KO) meyakini bahwa gaya bertinjunya bakal membuat juara kelas berat IBF, IBO, WBA, WBO Anthony Joshua (22-0, 21 KO) kesulitan. Dia pun mengklaim sebagai mimpi terburuk bagi petinju berusia 28 tahun tersebut.

Fury yang juga sepupu dari mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury, datang menyaksikan langsung aksi Joshua saat menundukkan Alexander Povetkin, Sabtu (22/9) lalu. Saat itu Joshua sukses menhentikan lawan dari Rusia itu di ronde ketujuh dalam partai di Stadion Wembley, London.

“Ini menarik. (Joshua) selalu belajar dari laga yang dilakukannya. Saya pikir dia masuk dengan strategi yang salah,” katanya.

“Di awal laga dia terjebak dan Povetkin membuatnya tertegun dan Joshua butuh waktu untuk bisa kembali ke pertarungan,” kata Fury.

“Namun saya tahu semakin lama laga berlangsung kian menguntungkan bagi Joshua. Joshua bisa melontarkan banyak jab dan selalu mengambil pelajaran dari laga yang dilakoninya,” kata Fury lagi.

“Namun saat saya menyaksikan laga itu saya geregetan dan berkata kepada diri sendiri, ‘Saya berharap mendapatkan pertarungan itu (lawan Joshua) secepatnya,” ungkap Fury kepada The Express.

Tahun lalu, Fury kalah angka tipis setelah bertarung 12 ronde melawan petinju yang kemudian menjadi juara kelas berat WBO Joseph Parker. Fury meyakini dirinya “dirampok” dalam laga melawan Parker.

Dia kemudian bangkit dan berhasil menghentikan perlawanan Sam Sexton di ronde kelima, Mei lalu. Bulan depan di Bulgaria, Fury akan duel melawan Kubrat Pulev dalam laga final eliminasi IBF.

Kemenangan melawan Pulev bisa membawa Fury berhadapan langsung melawan Joshua. Jika itu terjadi, Fury sangat yakin bisa mengatasi penyandang empat sabuk juara kelas berat itu.

“Saya yakin sayalah mimpi terburuknya. Tak diragukan lagi. Gaya saya bakal menyulitkan dia. Dia memang bagus namun saya sangat yakin gaya saya merupakan mimpi paling buruk untuknya,’ kata Fury lagi.

“Saya tidak suka memberikan terlalu banyak tetapi saya percaya gaya saya. Gaya bertinju saya akan menyulitkan Joshua. Saya tidak takut bertarung dengan siapa pun – perhatian utama saya sekarang adalah melewati Pulev dan pertarungan apa pun yang terjadi kemudian, saya akan lakukan. Namun Joshua adalah pertarungan yang saya inginkan, dan saya tidak akan berhenti sampai saya mendapatkannya. ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *