Hentikan Ocampo Ronde 1, Ini Komentar Spence

Hentikan Ocampo Ronde 1, Ini Komentar Spence

Errol Spence Jr tak butuh mengeluarkan banyak keringat untuk bisa menundukkan penantangnya Carlos Ocampo, Sabtu (16/6) atau Minggu siang WIB. Petinju asal Amerika Serikat ini berhasil menghentikan perlawanan pada ronde pertama, di Frisco, Texas.

Spence melepaskan dua pukulan ke arah tubuh petinju yang berstatus penantang wajib ini di pengujung babak pertama yang membuatnya tak bisa bangkit. Pukulan kombinasi kiri-kanan yang dilepaskan kepada Ocampo membuatnya jatuh berlutut dan tak bisa bangkit lagi hingga wasit Laurence Cole menghitung hingga 10.

Laga pun dihentikan tepat di pengujung ronde pertama. Spence kemudian naik ke tali di sudut ring mengekspresikan kegembiraannya.

Dengan kemenangan ini, petinju krdal asal DeSoto, Texas ini mempertajam rekor pertarungannya menjadi 21 kali menang KO. Ini adalah pertarungan mempertahankan gelar juara kelas welter IBF untuk kedua kali yang dilakukan Spence, 28 tahun. Dia menyabet gelar juara kelas 147 pound ini setahun lalu setelah mengalahkan Kell Brook.

Sementara bagi Ocampo, 22 tahun, ini adalah kekalahan untuk pertama kalinya sebagai petinju profesional. Rekor kini adalah 22 kali menang (13 KO) dan sekali kalah.

“Saya sedikit kecewa,” kata Spence kepada Jim Gray dari Showtime segera setelah dia menang dengan mudah. “Saya ingin mempersembahkan pertarungan yang pantas didapatkan penonton yang telah mengeluarkan uang,” paparnya.

“Saya sebenarnya ingin dia (Ocampo) bertahan lebih lama agar bisa mendapat ‘hukuman’ lebih banyak dari saya. Namun, Anda tahu, pukulan saya tepat mendarat k

Ocampo memang sama sekali tak diunggulkan melawan Spence. Pasar taruhan kedua petinju pun terlihat jomplang. Bursa taruhan Multiple Internet mengunggulkan Spence 100-1.

Namun tak banyak yang mengira Spence bisa memastikan kemenangan secepat itu. “Dia bereaksi sedikit aneh saat saya memukulnya di bagian tubuh,” kata Spence.

“Dia sedikit mundur jadi saya tahu jika saya memukulnya lagi dia mungkin akan tumbang atau bereaksi dengan cara yang salah. Dan saya terus mengarahkan pukulan ke tubuhnya. Itu memang rencana saya. Saya suka memukul tubuh lawan,” paparnya.

Spence mengaku dia tak benar-benar puas atas kemenangan ini karena Ocampo tak memberi perlawanan maksimal. “Ini event besar dan kami akan kembali. Mungkin setelah saya menyatukan beberapa gelar, saya akan kembali ke sini,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *