Gassiev Percundangi Lebedev, Indongo Sukses KO Troyanovsky

Gassiev Percundangi Lebedev, Indongo Sukses KO Troyanovsky

Berita Tinju: Hasil serupa didapatkan dua juara bertahan yang bertarung di Megasport Arena, Moskow (Rusia), Sabtu (3/11). Denis Lebedev harus merelakan titel kelas penjelajah IBF kepada Murat Gassiev dan Eduard Troyanovsky melepas gelar kelas welter yunior IBF/IBO kepada Julius Indongo.

Dalam pertarungan sesama Rusia, Gassiev menjadi jawara baru setelah menang angka dengan split decision atas Lebedev yang dilatih pelatih legendaris Freddie Roach. Berusaha bangkit setelah dipukul jatuh, Lebedev kalah dalam skor dua hakim (116-112 dan 116-111). Hanya hakim ketiga yang memenangkannya (114-113).

Lebedev, 37 tahun, unggul di dua ronde pertama dengan melontarkan pukulan jab dan kombinasi pendek dari jarak dekat. Namun Gassiev (24-0, 17 KO) mulai menguasai pertarungan di ronde tiga dan membuat kepala sang juara bertahan beberapa kali terlontar ke belakang akibat pukulan-pukulanny

Didukung oleh sebagian pendukung, Lebedev (29-3, 22 KO) sukses melakukan beberapa kombinasi, meski terkadang kesulitan mendaratkan pukulan karena jangkauan tangan yang kalah panjang. Namun pukulan terbaiknya kerap tidak berdampak besar.

Sebaliknya, kekuatan ekplosif Gassiev terlihat di ronde kelima saat dia berhasil mendaratkan pukulan kiri keras ke badan – tepatnya pada bagian lever – yang membuat Lebedev jatuh berlutut dan harus dihitung wasit Albert Earl Brown.

Lebedev bangkit unggul di ronde berikutnya, meski matanya lebam, dan terus mencatatkan skor dengan baik di ronde tujuh dan delapan, sementara Gassiev seperti coba mengambil napas. Masuk ronde ke-10, kedua petinju tidak cukup banyak melontarkan pukulan dan kecepatan pertarungan pun menurun.

Sadar tertinggal dalam pengumpulan angka, Lebedev memanfaatkan dua ronde terakhir untuk bertarung agresif. Namun dia gagal mendaratkan pukulan keras yang bisa melukai Gassiev dan mengakhiri rekor tidak terkalahkan penantangnya yang baru berusia 23 tahun itu.

“Saya menyiapkan diri saya untuk melakoni pertarungan yang sangat sulit,” kata Gassiev. “Denis adalah seorang juara dan saya tahu apa yang menunggu saya di atas ring. Hormat saya untuknya. Saya sangat gembira bisa menang hari ini.”

Untungnya, Lebedev masih menggenggam gear WBA yang tidak dipertaruhkan dalam pertarungan itu. Tapi tak urung banyak yang menilai seharusnya Lebedev yang keluar sebagai pemenang. Seperti perhitungan USA Today yang mencatat 116-11 untuk Lebedev.

Dari perhitungan statistik pukulan CompuBox, Gassiev lebih unggul dalam hal pukulan yang mendarat (152 dari 637 pukulan – 23,9%) ketimbang Lebedev (146 dari 618 pukulan – 23,6%). Penantangnya itu juga lebih unggul dalam hal power punch (36% berbanding 32,7%).

Sementara itu, Indongo (21-0, 11 KO) mengklaim gelar ringan yunior setelah secara mengejutkan menang KO di ronde pertama atas Troyanovsky. Petinju Namibia itu memberikan kekalahan pertama pada Troyanovsky (25-1, 22 KO), petinju peringkat ke-4 versi The Ring

Sebuah hook kiri yang keras dari Indongo, mantan polisi yang bertarung untuk kali pertama di luar negaranya, membuat Troyanovsky terkapar. Kemenangannya ini seketika dirayakan kubunya dengan penuh kegembiraan. Hebatnya, kemenangan Indongo itu ditentukan hanya dalam tempo 40 detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *