Gagal Tes Doping, Gelar Juara Kelas Berat Charr Terancam Dicabut

Gagal Tes Doping, Gelar Juara Kelas Berat Charr Terancam Dicabut

Berita Tinju: Kasus doping dalam olahraga tinju kembali membawa korban. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Manuel Charr.

Juara dunia kelas berat WBA (regular) ini harus membatalkan pertarungan mempertahankan gelar pekan depan. Akibatnya, dia bisa kehilangan sabuk juara WBA setelah dinyatakan positif mengonsumsi steroid.

Petinju berusia 33 tahun itu, yang lahir di Lebanon tetapi besar di Jerman, dijadwalkan bertanding melawan petinju Amerika Serikat Fres Oquendo, 45, di Cologne, pada 29 September mendatang. Namun, laga dibatalkan setelah hasil tes menunjukkan dua tipe anabolic steroid di tubuhnya.

“Dalam kondisi ini, kami terpaksa harus membatalkan pertarungan gelar juara dunia,” kata Charr, Kamis (20/9).

“Saya hanya bisa meminta para penggemar dan semua orang di Cologne untuk tetap yakin pada saya dan percaya bahwa semuanya akan dijernihkan.”

Akibat kasus ini, petinju Jerman itu pun kehilangan kesempatan untuk menantang raja kelas berat asal Inggris Anthony Joshua pada masa mendatang.

Menurut surat kabar Jerman Bild, dalam sampel urine yang diambil dari Charr pada Agustus lalu ditemukan dua zat yang tergolong anabolic steroid yakni epitrenbolone dan drostanolone. Obat-obatan itu dikenal sebagai zat untuk membangun otot tubuh.

Petinju berusia 33 tahun ini dengan tegas menolak tudingan dirinya mengonsumsi zat terlarang. “Saya baru datang dari latihan. Saya sangat terpukul. Saya tak pernah mengonsumsi apapun,” paparnya.

Kasus ini cuma salah satu hal kontroversial yang melibatkan Charr. Pada 2006 lalu dia dituduh melakukan upaya pembunuhan setelah terlibat pertengkaran dengan sesama petinju Arthur Abraham. Namun tuduhan itu kemudian dicabut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *